Pengertian Distribusi - Fungsi, Tujuan dan Jenisnya
Distribusi merupakan kegiatan yang sangat penting dalam kegiatan ekonomi. Distribusi membuat jarak antara produsen dan konsumen semakin dekat. Silahkan simak pembahasan lengkap tentang pengertian distribusi - fungsi, tujuan dan jenisnya berikut ini!

Kegiatan distribusi memegang peranan penting dalam kehidupan sosial ekonomi. Distribusi menjadi penghubung antara produsen dan konsumen. Perannya sangat dibutuhkan terutama dalam produk-produk tertentu yang diproduksi dalam jumlah besar, disalurkan ke daerah yang sangat luas dan lain sebagainya.

Untuk memahami distribusi secara lengkap, silahkan simak pembahasan tentang pengertian distribusi, fungsi distribusi, tujuan distribusi, dan jenis distribusi berikut ini!

Pengertian Distribusi

Pengertian Distribusi - Fungsi, Tujuan dan Jenisnya
Pengertian Distribusi

Pengertian distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang hasil produksi dari produsen ke konsumen. Pelaku kegiatan distribusi disebut dengan distributor. Peran distribusi sangat penting dalam kegiatan ekonomi karena mendekatkan produsen dengan konsumen sehingga produk-produk bisa tersebar luas ke seluruh wilayah dan terjangkau oleh masyarakat.

Fungsi Distribusi

Pengertian Distribusi - Fungsi, Tujuan dan Jenisnya
Fungsi Distribusi

Kegiatan distribusi memiliki empat fungsi utama yaitu pembelian barang, klasifikasi barang, promosi barang, dan penyaluran barang (penjualan kembali). Penjelasan dari masing-masing fungsi tersebut adalah sebagai berikut.

1. Membeli barang dari produsen

Kegiatan awal dari proses distribusi adalah melakukan pembelian barang hasil produksi dari produsen. Hal ini berlaku jika proses distribusi produk melibatkan pihak ketiga yaitu perusahaan distribusi atau perorangan. Jika penyaluran barang dari produsen dilakukan langsung kepada konsumen maka proses pembelian barang ini tidak berlaku.

2. Mengkalisifikasi barang

Barang yang telah dibeli dari produsen kemudian diklasifikasikan berdasarkan jenis dan fungsinya. Tujuan pengklasifikasian ini untuk memudahkan dalam memasarkan produk. Memudahkan dalam perhitungan barang sehingga bisa melakukan permintaan barang dari produsen yang mengalami kekurangan stok. Mencari tahu jenis barang yang jumlah permintaan konsumennya sangat tinggi dan sebaliknya.

3. Memperkenalkan barang

Perusahaan distribusi melakukan proses promosi untuk memperkenalkan barang kepada konsumen. Agar barang yang sudah dibeli dari produsen tidak menumpuk pada gudang maka distributor melakukan promosi kepada konsumen, baik berupa etalase pada toko, pembuatan iklan di berbagai media, dan penawaran langsung kepada konsumen.

Baca juga: Pengertian Iklan - Syarat, Ciri-ciri, Jenis dan Manfaat.

4. Menyalurkan barang

Kegiatan inti dari distribusi adalah menyalurkan barang ke konsumen. Untuk memperloh keuntungan dari kegiatan distribusi yang dilakukan maka distributor harus menyalurkan barang dengan cepat dan tepat sasaran.

Tujuan Distribusi

Pengertian Distribusi - Fungsi, Tujuan dan Jenisnya
Tujuan Distribusi

Kegiatan distribusi memiliki dua tujuan utama yaitu menjamin kelangusungan kegiatan produksi dan menjamin barang hasil produksi sampai ke tangan konsumen. Berikut ini adalah penjelasan dari kedua tujuan distribusi tersebut.

1. Menjamin Kelangsungan Kegiatan Produksi

Distribusi berperan penting dalam menjamin kelangsung proses produksi. Dengan adanya kegiatan distribusi yang dilakukan badan atau orang maka hasil produksi tidak bertahan di gudang produsen tetapi berpindah ke tangan para distributor. Setelah produk mengalami perpindahan maka produksi akan terus dilanjutkan untuk menjamin ketersediaan stok apabila distributor melakukan permintaan barang.

2. Menjamin Barang Hasil Produksi Sampai Ke Konsumen

Kegiatan distribusi memberikan jaminan barang hasil produksi sampai ke tangan konsumen. Distributor akan melakukan berbagai macam cara untuk memastikan barang sampai ke tangan konsumen. Mulai pengenalan barang kepada konsumen (promosi) sampai pengantaran jika hal tersebut diperlukan.

Jenis Distribusi

Pengertian Distribusi - Fungsi, Tujuan dan Jenisnya
Jenis Distribusi

Kegiatan distribusi dapat dibedakan menjadi dua berdasarkan peran perusahaan produksi dan pihak ketiga. Jenis distribusi terbagi menjadi dua yaitu distribusi langsung dan distribusi tak langsung.

1. Distribusi Langsung

Distribusi langsung adalah kegiatan penyaluran barang dari produsen langsung kepada konsumen. Artinya pada kegiatan distribusi ini tidak melibatkan pihak ketiga sebagai perantara. Produsen sekaligus berperan sebagai distributor. Hal ini dilakukan dengan berbagai alasan dan kondisi tertentu.

2. Distribusi Tak Langsung

Distribusi tak langsung adalah kegiatan penyaluran barang dari produsen melalui perantara kemudian baru kepada konsumen. Dalam kegiatan ini ada pihak ketiga yang menjalankan kegiatan distribusi. Bisa berupa perusahaan distribusi atau perorangan.

Pelaku Distribusi

Pengertian Distribusi - Fungsi, Tujuan dan Jenisnya
Pelaku Distribusi

Pelaku distibusi (distributor) dibedakan berdasarkan kegiatannya dalam melakukan penyaluran barang dari produsen ke konsumen. Perbedaan ini bisa dilihat dari cara melakukan kegiatan, jenis keuntungan yang didapatkan dan juga cakupan wilayah distribusinya. Berikut ini adalah penjelasan tentang masing-masing pelaku distribusi.

1. Pedagang

Pedagang adalah orang yang membeli barang dan menjualnya kembali dengan caranya sendiri. Pedagang menentukan sendiri harga jual suatu produk kepada konsumen dengan memperhatikan kondisi sosial ekonomi yang terjadi dalam masyarakat.

2. Agen

Agen adalah sebuah lembaga atau perusahaan yang bertugas menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen atas nama perusahaan produksi. Harga jual barang biasanya sudah ditentukan oleh perusahaan produksi, sementara keuntungan yang didapatkan berdasarkan nilai komisi yang dihitung berdasarkan persentase tertentu.

3. Makelar

Makelar adalah orang atau lembaga yang melakukan pembelian dan penjualan produk dengan bertindak sebagai orang lain. Makelar melakukan proses transaksi tanpa mengeluarkan modal. Biasanya makelar mendapatkan keuntungan berupa fee dari produsen dan juga konsumen atas jasanya dalam kegiatan jual beli tersebut.

4. Eksportir

Eksportir adalah penyalur barang dari produsen dengan melakukan penjualan barang ke luar negeri. Eksportir sama halnya dengan pedagang yang membedakan adalah area penjualannya sehingga eskportir disebut juga sebagai pedagang international.

5. Importir

Imortir adalah penyalur barang hasil produksi dari luar negeri dan memasarkan produk di dalam negeri. Kegiatan importir sama dengan eksportir yang membedakan adalah lokasi penjualan dan tempat asal barang berada.

6. Komisioner

Komisioner adalah orang yang melakukan pembelian dan penjualan suatu produk dengan mengatasnamakan dirinya sendiri. Pola bisnis komisioner ini melakukan pembelian produk dari orang lain kemudian menjualnya kembali dengan atas namanya sendiri.

Faktor Yang Mempengaruhi Distribusi Produk

Pengertian Distribusi - Fungsi, Tujuan dan Jenisnya
Faktor Distribusi

Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi proses distribusi produk atau yang menyebabkan adanya kegiatan distribusi adalah sebagai berikut:

  1. Sifat produk
  2. Jumlah produk
  3. Luas daerah
  4. Sarana komunikasi
  5. Sarana angkutan
  6. Faktor perusahaan
  7. Kondisi pasar
  8. Faktor biaya.

Baca Juga: Pengertian Produksi - Faktor, Fungsi, Tujuan dan Jenisnya

Demikian pembahasan tentang pengertian distribusi, Fungsi distribusi, tujuan distribusi dan jenis distribusi. Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang kegiatan aktivitas ekonomi tersebut.

Baca Juga