Pengertian Difusi, Sejarah, Jenis, Bentuk, dan Contohnya
Difusi adalah proses menyebarnya unsur-unsur kebudayaan dari satu kelompok ke kelompok lainnya atau satu masyarakat ke masyarakat lainnya. Untuk lebih jelasnya, simak pengertian difusi berikut ini.

Ada beberapa proses dalam penyebaran unsur-unsur kebudayaan. Salah satunya adalah difusi. Istilah yang satu ini seringkali kita dengar, tapi mungkin masih banyak yang belum paham dengan pengertian difusi yang sebenarnya. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian difusi, sejarah, jenis, bentuk, dan contoh difusi berikut ini.

Pengertian Difusi

Pengertian Difusi, Sejarah, Jenis, Bentuk, dan Contohnya
Pengertian Difusi

Apa kamu paham apa yang dimaksud dengan pengertian difusi? Difusi adalah proses menyebarnya unsur-unsur kebudayaan dari satu kelompok ke kelompok lainnya atau satu masyarakat ke masyarakat lainnya. Berikut ini adalah pengertian difusi menurut para ahli:

1. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia

Pengertian difusi menurut KBBI adalah proses penyebaran unsur kebudayaan dari satu pihak kepada pihak lainnya.

2. Menurut W. A. Haviland

Pengertian difusi menurut W. A. Haviland adalah kebiasaan atau adat istiadat yang disebarkan ke kebudayaan lain. Proses ini dilakukan dengan cara meniru atau imitasi.

3. Menurut Koentjaraningrat

Pengertian difusi menurut Koentjaraningrat adalah proses penyebaran kebudayaan yang disertai dengan adaptasi fisik dan sosial budaya manusia dalam jangka waktu yang sangat lama.

Dari beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan kalau difusi merupakan proses penyebaran unsur-unsur kebudayaan menuju seluruh penjuru dunia.

Sejarah Difusi

Pengertian Difusi, Sejarah, Jenis, Bentuk, dan Contohnya
Sejarah Difusi

Menurut catatan sejarah, proses difusi telah berlangsung sejak lama. Para ahli berpendapat kalau manusia telah melakukan proses difusi sejak berada di zaman purba. Menurut paleoantropologi, manusia pertama kali berada di daerah sabana tropikal Afrika Timur. Mereka kemudian menyebar ke berbagai permukaan bumi yang memiliki musim yang berbeda-beda.

Persebaran ini membentuk kebudayaan yang mereka miliki hingga saat ini. Dalam proses ini, terjadi adaptasi fisik dan juga sosial budaya. Seiring berjalannya waktu, manusia terus berkembang dan membutuhkan tempat lain. Mereka pun melakukan migrasi dengan membawa serta unsur kebudayaan yang mereka miliki. Itulah sebabnya kebudayaan tersebar luas di berbagai wilayah permukaan bumi seiring dengan penyebaran manusia untuk mendapatkan tempat tinggal dan menjalani kehidupan yang lebih baik lagi.

Jenis-Jenis Difusi

Pengertian Difusi, Sejarah, Jenis, Bentuk, dan Contohnya
Jenis-Jenis Difusi

Ada dua jenis difusi yang berkembang di kalangan masyarakat, antara lain sebagai berikut:

1. Difusi intramasyarakat

Difusi intramasyarakat merupakan difusi yang terjadi pada masyarakat itu sendiri. Difusi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor sebagai berikut:

  • Adanya pengakuan kalau suatu unsur baru memiliki manfaat (kegunaan).
  • Unsur baru sebaiknya tidak berlawanan dengan fungsi lama agar bisa diterima masyarakat.
  • Pemerintah merupakan pihak yang berwenang untuk membatasi difusi yang akan diterima masyarakat.

2. Difusi antarmasyarakat

Difusi masyarakat terjadi pada masyarakat yang satu dan masyarakat lainnya. Difusi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor sebagai berikut:

  • Adanya kontak dalam masyarakat tersebut.
  • Adanya kemampuan untuk memperlihatkan manfaat dari penemuan baru tersebut.
  • Adanya pengakuan atas manfaat dari penemuan baru tersebut.
  • Adanya peran masyarakat dalam menyebarkan penemuan baru tersebut ke seluruh dunia.
  • Paksaan bisa saja dilakukan agar masyarakat mau menerima suatu penemuan baru.

Bentuk-Bentuk Difusi

Berdasarkan bentuk penyebarannya, difusi bisa digolongkan menjadi beberapa jenis, antara lain sebagai berikut:

1. Hubungan symbiotic

Hubungan symbiotic merupakan hubungan yang terjadi di antara dua pihak, tapi unsur kebudayaan masing-masing pihak hampir tidak mengalami perubahan yang berarti. Ada tiga macam hubungan symbiotic:

  • Mutualistik, merupakan hubungan symbiotic yang saling menguntungkan sati sama lain.
  • Komensalistik, merupakan hubungan symbiotic di mana satu pihak mendapat keuntungan sedangkan pihak lain tidak diuntungkan namun juga tidak dirugikan.
  • Parasitistik, merupakan hubungan symbiotic di mana suatu pihak mendapat keuntungan, tapi pihak lain justru mengalami kerugian.

Contoh dari hubungan symbiotic bisa kamu lihat pada hubungan barter antara suku Afrika dan kelompok Negrito yang berlangsung selama berabad-abad. Suku Afrika memberikan hasil pertanian, sebagai gantinya kelompok Negrito memberikan hasil berburu dan juga hasil hutan. Selama proses difusi tersebut berlangsung, kebudayaan masing-masing suku tidak mengalami perubahan yang berarti.

2. Hubungan penetration pacifique

Hubungan penetration pacifique merupakan proses masuknya unsur-unsur kebudayaan baru tanpa adanya paksaan dari pihak tertentu. Contohnya adalah unsur kebudayaan yang dibawa masuk oleh para pedagang India ke negara kita. Mereka menyebarkan sejumlah unsur kebudayaan seperti cerita Ramayana dan Mahabrata yang kemudian tanpa sengaja masuk ke dalam kebudayaan masyarakat setempat.

3. Hubungan stimulus diffusion

Hubungan stimulus diffusion merupakan difusi yang terjadi karena adanya penyebaran unsur kebudayaan secara beruntun. Contohnya suku A bertemu dengan suku B, lalu terjadilah proses difusi. Suku B bertemu dengan suku C, terjadi difusi. Suku C bertemu dengan suku D, terjadi difusi, dan seterusnya.

Baca Juga: Pengertian Percaya Diri, Jenis-Jenis, dan Cara Meningkatkan Rasa Percaya Diri.

Contoh Difusi

Pengertian Difusi, Sejarah, Jenis, Bentuk, dan Contohnya
Contoh Difusi

Untuk lebih memahami apa itu pengertian difusi yang sebenarnya, berikut ini adalah contoh difusi kebudayaan yang perlu kamu ketahui:

1. Pada zaman dahulu kala, kelompok manusia berburu melakukan difusi dengan cara pindah ke daerah lain dan membawa kebudayaan berburu ke tempat tujuan mereka. Nantinya unsur kebudayaan mereka akan menyebar ketika bertemu dengan kelompok individu lain.

2. Unsur kebudayaan timur dan barat yang masuk ke negara Indonesia dengan cara meniru. Contohnya seperti penyebaran agama Islam melalui media perdagangan, model pakaian luar negeri yang kemudian ditiru oleh masyarakat Indonesia, dan lain sebagainya.

3. Cara berpakaian pejabat Belanda yang ditiru oleh penguasa pribumi.

4. Cara orang Minangkabau membuka warung nasi, cara orang Jawa membuka warung tegal.

5. Cara makan ala Eropa yang menggunakan sendok garpu ditiru oleh masyarakat Indonesia.

6. Penggunaan handphone yang telah menyebar hingga ke daerah pelosok.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian difusi, sejarah, jenis, bentuk, dan contoh difusi yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai difusi.

Baca Juga