Pengertian Demokrasi Liberal, Ciri, Contoh Negara, Prinsip, Kelebihan, dan Kekurangannya
Demokrasi liberal merupakan sistem yang melindungi secara konstitusional hak-hak individu dari kekuasaan pemerintah. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian demokrasi liberal berikut ini.

Ada beberapa jenis demokrasi di dunia ini, salah satunya adalah demokrasi liberal. Banyak negara yang menerapkan demokrasi liberal, seperti Amerika Serikat, Korea Selatan, India, dan lain sebagainya. Lantas, apa itu pengertian demokrasi liberal? Simak pembahasan lengkap tentang pengertian demokrasi liberal, ciri-ciri demokrasi liberal, contoh negara yang menerapkan demokrasi liberal, prinsip-prinsip demokrasi liberal, kelebihan demokrasi liberal, dan kekurangan demokrasi liberal berikut ini.

Pengertian Demokrasi Liberal

Pengertian Demokrasi Liberal, Ciri, Contoh Negara, Prinsip, Kelebihan, dan Kekurangannya
Pengertian Demokrasi Liberal
Demokrasi liberal merupakan sistem yang melindungi secara konstitusional hak-hak individu dari kekuasaan pemerintah. Demokrasi liberal disebut juga dengan istilah demokrasi parlementer, yaitu sistem politik yang dilaksanakan melalui perwakilan. Sistem ini berbeda dengan sistem presidensial yang pelaksanaannya mutlak berada di tangan presiden. Berikut ini adalah pengertian demokrasi liberal menurut para ahli:

1. Menurut Kamus Oxford

Pengertian demokrasi liberal menurut kamus Oxford adalah demokrasi yang mengakui individu dan hak-hak kebebasannya.

2. Menurut Kamus Cambridge

Pengertian demokrasi liberal menurut kamus Cambridge adalah sistem pemerintahan perwakilan demokrasi yang dijalankan atas prinsip liberal.

3. Menurut Macpherson

Sedangkan pengertian demokrasi liberal menurut Macpherson adalah sistem demokrasi yang hanya akan tumbuh dan berkembang di dalam masyarakat yang tingkat perkembangan kapitalismenya sangat tinggi.

Ciri-Ciri Demokrasi Liberal

Pengertian Demokrasi Liberal, Ciri, Contoh Negara, Prinsip, Kelebihan, dan Kekurangannya
Ciri-Ciri Demokrasi Liberal

Demokrasi liberal memiliki sejumlah karakteristik yang membedakannya dengan demokrasi lain, antara lain sebagai berikut:

1. Mengutamakan kebebasan individu dalam memeluk agama atau keyakinan tertentu. Demokrasi liberal membebaskan rakyatnya untuk menganut agama apapun yang mereka percayai.

2. Menganut paham demokrasi dalam sistem pemerintahannya dan dituangkan dalam konstitusi atau Undang-Undang Dasar.

3. Mempunyai perwakilan dari rakyat-rakyat dalam negara tersebut dengan tujuan untuk membatasi kekuasaan penguasa.

4. Kekuasaan tak hanya berada pada satu titik pandang saja, tetapi menyeluruh. Oleh sebab itulah, proses pengambilan keputusan menjadi lama karena harus menunggu kesepakatan seluruh pihak.

5. Menggunakan sistem voting dalam hal pengambilan keputusan.

6. Kekuasaannya berfokus pada sistem parlementer.

7. Keputusan negara diambil berdasarkan suara mayoritas.

8. Pergantian kepemimpian atau wakil rakyat dalam sistem demokrasi liberal dipilih oleh rakyat.

Contoh Negara Yang Menerapkan Demokrasi Liberal

Pengertian Demokrasi Liberal, Ciri, Contoh Negara, Prinsip, Kelebihan, dan Kekurangannya
Contoh Negara Yang Menerapkan Demokrasi Liberal

Demokrasi liberal sampai saat ini masih digunakan di sejumlah negara, seperti:

1. Wilayah Asia : Jepang, Korea Selatan, India, dan Taiwan.

2. Wilayah Amerika Utara : Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

3. Wilayah Amerika Selatan : Argentina, Chili, dan Brazil.

4. Wilayah Eropa : Irlandia dan Switzerland.

Prinsip Demokrasi Liberal

Pengertian Demokrasi Liberal, Ciri, Contoh Negara, Prinsip, Kelebihan, dan Kekurangannya
Prinsip Demokrasi Liberal

Prinsip-prinsip demokrasi liberal antara lain sebagai berikut:

1. Prinsip Kebebasan Individual

Dalam sistem demokrasi liberal, kebebasan individu adalah hal yang paling penting. Sistem ini menganggap kalau kebebasan individu akan membuat seseorang menemukan jati dirinya sebagai manusia yang kreatif, manusia yang kritis, dan lain sebagainya. Manusia tak boleh dikekang oleh sistem sosial politik yang bisa membatasi kebebasannya karena hal itu akan menghambat kreativitas manusia. Selain itu, menurut paham demokrasi liberal ini, masyarakat yang dikekang kebebasannya itu tak ada bedanya dengan budak. Adanya kebebasan akan membuat individu tersebut lebih berani untuk mengambil inisiatif.

Tentu saja kebebasan individu ini bukanlah kebebasan tanpa batas untuk melakukan apasaja yang diinginkan individu. Kebebasan individu diakui dan dibenarkan asalkan tidak mengganggu kebebasan individu lain dalam kehidupan masyarakat.

2. Kontrak Sosial

Menurut Michael Margolis, kontrak sosial adalah pandangan politik yang bersifat liberal. Kontrak sosial menekankan hak-hak rakyat dan memberi pembenaran politis untuk membentuk lembaga sesuai dengan keinginan rakyat, seperti yang terjadi di negara Amerika Serikat dan Inggris.

3. Prinsip Masyarakat Pasar Bebas

Dalam demokrasi liberal, segala sesuatu yang dianggap bisa mempengaruhi kehidupan orang banyak ditentukan sepenuhnya melalui proses negosiasi atau proses tawar-menawar. Dengan kata lain, keputusan penting ditentukan oleh pasar secara bebas. Dalam bidang ekonomi misalnya, produk-produk konsumtif ditentukan sepenuhnya oleh mekanisme pasar bebas.

Kelebihan Demokrasi Liberal

Pengertian Demokrasi Liberal, Ciri, Contoh Negara, Prinsip, Kelebihan, dan Kekurangannya
Kelebihan Demokrasi Liberal

Berikut ini adalah beberapa kelebihan yang dimiliki sistem demokrasi liberal:

1. Kebebasan individu sangat tinggi, artinya setiap orang bebas melakukan apasaja asalkan tidak merugikan orang lain.

2. Kebebasan penguasa dibatasi oleh aturan perundang-undangan.

3. Kurangnya tingkat penyalahgunaan kekuasaan oleh pihak pemerintah karena sistem kekuasaan yang berfokus pada sistem parlementer.

4. Tingkat kesiapan menang dalam peperangan sangat tinggi.

5. Tingkat pendapatan penduduk di negara yang menerapkan demokrasi liberal lebih tinggi karena semua kegiatan yang dilakukan negara hanya diperuntukan bagi rakyat.

6. Negara berfokus pada jangka pendek. Hal ini terjadi karena proses pengambilan keputusannya agak lama karena harus menyesuaikan pemikiran seluruh rakyatnya.

7. Mendorong perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ke arah yang lebih baik.

Baca Juga: Pengertian Pramuka, Sejarah, Tujuan, Fungsi, Prinsip Dasar, Metode, dan Keanggotaannya.

Kekurangan Demokrasi Liberal

Selain kelebihan, demokrasi liberal tentu saja juga memiliki sejumlah kekurangan. Berikut ini adalah beberapa kekurangan yang dimiliki sistem demokrasi liberal:

1. Sikap individualis bisa saja memicu beberapa hal negatif, seperti egois, merendahkan aturan, dan lain sebagainya.

2. Adanya golongan mayoritas dan golongan minoritas.

3. Meningkatnya jumlah pelanggaran aturan akibat kebebasan individu yang diterapkan di kalangan masyarakat, khususnya pelanggaran aturan agama.

4. Bisa saja terjadi monopoli kekuasaan oleh pihak borjuis (kalangan atas).

5. Maraknya pergaulan bebas di kalangan remaja.

6. Maraknya serangan teroris oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab.

7. Tidak fokus terhadap rencana jangka panjang suatu negara.

8. Kurangnya demokrasi langsung dalam proses pengambilan keputusan.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian demokrasi liberal, ciri-ciri demokrasi liberal, contoh negara yang menerapkan demokrasi liberal, prinsip-prinsip demokrasi liberal, kelebihan demokrasi liberal, dan kekurangan demokrasi liberal yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai demokrasi liberal.

Baca Juga