Demografi - Pengertian, Tujuan, Manfaat dan Komponennya
Demografi merupakan catatan mengenai kependudukan yang ada pada suatu negara. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian, tujuan, manfaat dan komponen demografi berikut ini.

Pengertian demografi sangat penting untuk dipahami. Terlebih sekarang ini, ada banyak sekali masalah kependudukan yang membutuhkan ilmu demografi untuk mengatasinya. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian, tujuan, manfaat dan komponen demografi berikut ini.

Pengertian Demografi

Demografi - Pengertian, Tujuan, Manfaat dan Komponennya
Pengertian Demografi

Secara harafiah, kata demografi berasal dari bahasa latin demos dan nomos. Demos artinya rakyat, sedangkan nomos artinya menulis. Sehingga demografi bisa diartikan sebagai catatan mengenai kependudukan yang ada pada suatu negara, tak terkecuali Indonesia.

Adapun pengertian demografi menurut para ahli adalah sebagai berikut:

1. Menurut United Nations Multilingual Demographic

Demografi merupakan studi ilmiah tentang kependudukan, di dalamnya terdapat informasi tentang jumlah penduduk, struktur dan perkembangannya.

2. Menurut Philip M Hauser dan Duddley Duncan

Demografi membahas tentang ukuran, struktur, dan distribusi penduduk, serta terjadinya perubahan penduduk akibat kelahiran, kematian, perpindahan penduduk, dan lain sebagainya.

3. Menurut George W. Barclay

Demografi merupakan cabang ilmu yang menggambarkan penduduk dalam bentuk statistika. Demografi juga mempelajari bagaimana tingkah laku penduduk secara keseluruhan.

4. Menurut D.V. Glass

Demografi adalah ilmu yang mempelajari segala hal tentang penduduk, termasuk di dalamnya fertilitas, mortalitas dan migrasi.

5. Menurut Donald J. Boague

Demografi merupakan ilmu yang mempelajari seberapa besar tingkat komposisi dan distribusi penduduk, serta bagaimana perubahan penduduk saat dipengaruhi oleh lima komponen demografi, yaitu kelahiran, kematian, perkawinan, migrasi dan mobilitas sosial.

Tujuan Demografi

Demografi - Pengertian, Tujuan, Manfaat dan Komponennya
Tujuan Demografi

Menurut para ahli, ilmu demografi umumnya dilakukan untuk mencapai empat tujuan pokok yaitu:

1. Mempelajari tingkat kuantitas dan distribusi penduduk yang berada pada wilayah / daerah tertentu.

2. Menjelaskan perkembangan penduduk seperti bagaimana masa lampau mereka, bagaimana tingkat perkembangannya, serta bagaimana tingkat persebarannya dengan cara memanfaatkan data yang tersedia.

3. Menemukan hubungan sebab akibat antara perkembangan penduduk dengan beberapa jenis aspek organisasi sosial.

4. Mencoba untuk memprediksi tingkat pertumbuhan penduduk di masa mendatang serta kemungkinan konsekuensinya.

Manfaat Demografi

Demografi - Pengertian, Tujuan, Manfaat dan Komponennya
Manfaat Demografi

Berikut ini adalah beberapa manfaat dari demografi:

1. Membantu pemerintah dalam merencanakan pembangunan di berbagai bidang, mulai dari bidang pendidikan, perpajakan, pertanian, kemiliteran dan lain sebagainya.

2. Membantu pemerintah untuk melakukan evaluasi kinerja pembangunan. Pemerintah bisa melihat jumlah komposisi penduduk pada masa lalu dan masa sekarang, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya.

3. Bisa mengetahui tingkat harapan hidup rata-rata penduduk.

4. Bisa mengetahui tingkat perkembangan ekonomi suatu negara dengan cara melihat jumlah ketersediaan lapangan pekerjaan, jumlah presentase penduduk yang sudah bekerja, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Rapat - Pengertian, Penyebab, Tujuan, Prinsip dan Jenisnya.

Komponen Demografi

Demografi - Pengertian, Tujuan, Manfaat dan Komponennya
Komponen Demografi

Komponen demografi merupakan segala sesuatu yang menggambarkan dinamika sosial di kalangan masyarakat. Komponen demografi terbagi menjadi lima jenis:

1. Kelahiran (Fertilitas)

Fertilitas berkaitan erat dengan tingkat kelahiran penduduk. Biasanya, fertilitas menyangkut jumlah bayi yang lahir hidup (live birth). Tapi terkadang, tingkat fertilitas juga diukur dari jumlah anak per pasangan.

2. Mortalitas

Mortalitas berkaitan erat dengan tingkat kematian penduduk yang ada pada suatu daerah. Tidak semua kejadian kematian dicatat dalam ilmu demografi. Sebab menurut PBB dan WHO, kematian merupakan peristiwa hilangnya tanda-tanda kehidupan secara permanen beberapa saat setelah lahir hidup. Karena itulah, jumlah keguguran dan still birth tidak dihitung sebagai kematian.

Tingkat kematian di suatu daerah tentu saja berbeda dengan tingkat kematian di daerah lain, tergantung pada beberapa jenis faktor yang mempengaruhinya. Besar kecilnya tingkat kematian ini akan memberi petunjuk kepada pemerintah tentang bagaimana tingkat kesehatan dan kesejahteraan penduduk yang ada di suatu daerah.

3. Perkawinan

Secara tidak langsung, perkawinan juga menjadi faktor yang mempengaruhi jumlah dan perubahan penduduk. Karena bertambahnya angka perkawinan akan berdampak pada kenaikan tingkat fertilitas. Sebaiknyya jika perceraian terjadi, hal ini akan mengurangi tingkat fertilitas.

4. Migrasi

Demografi - Pengertian, Tujuan, Manfaat dan Komponennya
Migrasi

Migrasi artinya perpindahan penduduk dari satu daerah menuju daerah lain, entah itu untuk sementara waktu ataupun menentap dalam jangka waktu lama. Migrasi dibedakan menjadi dua jenis yaitu migrasi internasional dan migrasi nasional.

  • Migrasi Internasional

Migrasi internasional diartikan sebagai perpindahan penduduk dari satu negara ke negara lain. Migrasi internasional dibagi lagi menjadi dua jenis yaitu imigrasi dan emigrasi. Imigrasi merupakan proses masuknya seorang penduduk ke dalam suatu negara. Orang yang melakukan imigrasi disebut dengan istilah imigran.

Sedangkan emigrasi merupakan proses keluarnya penduduk suatu negara. Orang yang melakukan emigrasi dikenal dengan sebutan emigran.

  • Migrasi Nasional

Sesuai dengan namanya, migrasi ini merupakan perpindahan yang terjadi dalam satu negara. Contohnya seperti pindah kota atau pindah provinsi. Migrasi nasional dibagi menjadi dua jenis, yaitu transmigrasi dan urbanisasi.

- Urbanisasi

Urbanisasi merupakan perpindahan penduduk dari desa menuju ke kota. Pelaku urbanisasi dikenal dengan sebutan urban. Biasanya, kota yang menjadi sasaran urbanisasi adalah kota besar seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya.

Urbanisasi bisa terjadi karena adanya faktor pendorong dari desa, dan juga faktor penarik dari kota. Contoh faktor pendorong dari desa, misalnya lapangan pekerjaan terbatas, gaji minim, fasilitas tidak lengkap (kurang memadai).

Sedangkan faktor penarik dari kota misalnya jumlah lapangan kerja yang lebih banyak dan bervariasi, jumlah gaji yang lebih tinggi, kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang lebih bagus kualitasnya, tersedia banyak fasilitas lengkap, banyak tempat hiburan, dan lain sebagainya.

- Transmigrasi

Kebalikan dari urbanisasi, transmigrasi merupakan perpindahan penduduk dari kota besar ke kota kecil (desa).

5. Mobilitas Sosial

Mobilitas sosial atau gerak sosial adalah perubahan atau pergeseran status penduduk. Dengan kata lain, mobilitas sosial adalah perpindahan posisi seseorang atau sekelompok orang dari lapisan sosial yang satu ke lapisan sosial yang lain. Misalnya pegawai yang telah pensiun beralih profesi sebagai seorang pengusaha.

Baca Juga