Pengertian Dataran Tinggi, Ciri, Jenis, dan Tanaman yang Cocok Ditanam di Dataran Tinggi
Dataran tinggi merupakan dataran yang terletak pada ketinggian di atas 700 meter dari permukaan laut, yang terbentuk sebagai hasil dari erosi dan sedimentasi. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian dataran tinggi berikut ini.

Bentuk permukaan bumi memang tidak rata. Itulah sebabnya kita tak hanya menjumpai daratan yang datar saja. Jika diperhatikan, pasti ada perbedaan ketinggian antara daratan yang satu dengan dataran lainnya. Hal inilah yang menimbulkan istilah dataran tinggi dan dataran rendah. Lantas, apa itu pengertian dataran tinggi yang sebenarnya? Simak pembahasan lengkap tentang pengertian dataran tinggi, ciri-ciri dataran tinggi, jenis-jenis dataran tinggi, dan tanaman yang cocok ditanam di dataran tinggi berikut ini.

Pengertian Dataran Tinggi

Pengertian Dataran Tinggi, Ciri, Jenis, dan Tanaman yang Cocok Ditanam di Dataran Tinggi
Pengertian Dataran Tinggi

Dataran tinggi, atau yang biasa disebut sebagai Plato, adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang berbentuk datar, yang memiliki ketinggian lebih dari 500 meter di atas permukaan laut. Dataran yang satu ini terbentuk sebagai hasil erosi dan sedimentasi. Akan tetapi, dataran tinggi juga bisa terbentuk akibat bekas kaldera yang luas, yang tertimbun material-material dari lereng gunung yang ada di sekitarnya. Berikut ini adalah pengertian dataran tinggi menurut para ahli:

1. Menurut Wikipedia

Pengertian dataran tinggi menurut Wikipedia adalah dataran yang terletak pada ketinggian di atas 700 meter dari permukaan laut, yang terbentuk sebagai hasil dari erosi dan sedimentasi.

2. Menurut Yessy Herdi Yanti

Pengertian dataran tinggi menurut Yessy Herdi Yanti adalah dataran luas yang berada di area tinggi atau pegunungan.

3. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Sedangkan pengertian dataran tinggi menurut KBBI adalah bagian permukaan bumi yang mendatar dan berada pada ketinggian lebih dari 600 meter dari permukaan laut.

Ciri-Ciri Dataran Tinggi

Pengertian Dataran Tinggi, Ciri, Jenis, dan Tanaman yang Cocok Ditanam di Dataran Tinggi
Ciri-Ciri Dataran Tinggi

Berikut ini adalah ciri-ciri dataran tinggi yang membedakannya dengan bentang alam lainnya, antara lain sebagai berikut:

1. Beriklim sejuk. Dataran tinggi termasuk salah satu daerah yang memiliki iklim sejuk. Hal ini terjadi karena dipengaruhi oleh faktor ketinggiannya. Semakin tinggi suat tempat, maka tingkat kesejukan udaranya akan semakin tinggi. Karena itulah, dataran tinggi sangat cocok dijadikan sebagai tempat wisata.

2. Pertanian dibuat terasering. Terasering adalah tanah yang sengaja dibuat menyerupai bentuk tangga demi mencegah terjadinya erosi. Terasering merupakan salah satu ciri khas yang dimiliki oleh dataran tinggi. Di Indonesia, terasering banyak sekali ditemukan di daerah Jawa Barat. Di sana, terasering sengaja dibentuk agar tanah yang miring tak mudah terkena erosi dan hasil pertanian bisa tetap terjaga (tidak rusak).

3. Memiliki amplitudo suhu harian dan juga suhu tahunan yang besar.

4. Memiliki udara yang kering. Walaupun memiliki iklim yang sejuk, dataran tinggi sebenarnya memiliki udara yang kering daripada daerah lainnya.

5. Memiliki kelembaban udara nisbi yang sangat rendah jika dibandingkan dengan daerah lainnya.

6. Jarang turun hujan. Dataran tinggi memiliki iklim yang sejuk dan dingin daripada daerah lainnya. Kendati demikian, daerah ini justru jarang turun hujan. Hujan lebih sering terjadi pada daerah yang memiliki ketinggian lebih rendah daripada daerah yang ada di dataran tinggi. Oleh karena itulah, kita jarang sekali melihat banjir terjadi di daerah dataran tinggi. Meski sedang musim penghujan, curah hujan tetap terkontrol di wilayah dataran tinggi.

Jenis-Jenis Dataran Tinggi

Pengertian Dataran Tinggi, Ciri, Jenis, dan Tanaman yang Cocok Ditanam di Dataran Tinggi
Jenis-Jenis Dataran Tinggi

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, dataran tinggi merupakan kawasan atau wilayah yang memiliki ketinggian lebih daripada kawasan yang berada di sekitarnya. Dataran tinggi dibedakan menjadi beberapa jenis, antara lain sebagai berikut:

1. Dataran tinggi terpotong (Dissected Plateaus)

Dataran tinggi terpotong adalah dataran tinggi yang terbentuk akibat dari gerakan ke atas yang terjadi pada kerak bumi. Gerakan ke atas ini terjadi karena adanya tumbukan lambat dari lempeng-lempeng tektonik. Adapun contoh dari dataran tinggi terpotong ini adalah Dataran Tinggi Colorado yang ada di Amerika Serikat bagian barat. Dataran tinggi ini telah terbentuk lebih dari 10 juta tahun dan telah mengalami peningkatan sekitar 0,03 cm setiap tahunnya.

2. Dataran tinggi vulkanik (volcanic plateaus)

Dataran tinggi vulkanik merupakan dataran tinggi yang terbentuk akibat beberapa letusan gunung api yang kecil yang menumpuk secara perlahan-lahan dari waktu ke waktu dan akhirnya membentuk suatu dataran tinggi akibat aliran lava yang dihasilkan. Contoh dari dataran tinggi vulkanik adalah dataran tinggi yang berada di sebagian besar bagian tengah Pulau Utara Selandia Baru. Dataran ini mempunyai tiga gunung berapi yang masih aktif, yakni Gunung Tongariro, Gunung Ngaruhoe, dan Gunung Ruapehu.

Baca Juga: Pengertian Perusahaan Dagang, Ciri, Akun-Akun Khusus, dan Jenisnya.

Tanaman Yang Cocok Ditanam Pada Dataran Tinggi

Pengertian Dataran Tinggi, Ciri, Jenis, dan Tanaman yang Cocok Ditanam di Dataran Tinggi
Tanaman Yang Cocok Ditanam Pada Dataran Tinggi

Tanaman yang ditanam di satu wilayah tentu saja berbeda dengan tanaman yang ada di wilayah lainnya. Oleh karena itulah, hanya ada beberapa tanaman yang cocok ditanam di dataran tinggi, antara lain sebagai berikut:

1. Strawberry

Strawberry merupakan salah satu buah-buahan yang seringkali diolah sebagai makanan, minuman, ataupun hiasan karena bentuknya yang bagus, ukurannya yang ideal, dan juga warnanya yang segar. Strawberry sangat mudah tumbuh jika berada di wilayah yang sejuk, seperti dataran tinggi. Buah yang satu ini membutuhkan waktu penyinaran sekurangnya 10 jam sehari. Selain itu, strawberry juga membutuhkan curah hujan sebanyak 600 hingga 800 mm per tahun, serta suhu sekitar 20 derajat celcius.

2. Kubis

Tanaman kubis juga bisa kamu temukan dengan mudah di dataran tinggi. Kubis merupakan jenis sayuran yang banyak diperlukan masyarakat. Kubis akan tumbuh dengan baik jika ditanam di wilayah dataran tinggi.

3. Kentang

Pengertian Dataran Tinggi, Ciri, Jenis, dan Tanaman yang Cocok Ditanam di Dataran Tinggi
Kentang

Kentang merupakan jenis umbi-umbian yang bisa menjadi pengganti makanan pokok. Sama seperti kubis dan strawberry, kentang lebih cocok ditanam di dataran tinggi.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian dataran tinggi, ciri-ciri dataran tinggi, jenis-jenis dataran tinggi, dan tanaman yang cocok ditanam di dataran tinggi yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai dataran tinggi.

Baca Juga