Pengertian DPR, Fungsi, Susunan Anggota, Tugas, Wewenang, Hak, dan Kewajibannya
DPR merupakan lembaga negara yang memegang kekuasaan legislatif. Berdasarkan UUD Tahun 1945 pasal 19 ayat 1, 2, dan 3, anggota DPR dipilih oleh masyarakat melalui pemilihan umum. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian DPR berikut ini.

Ada beberapa lembaga yang terdapat dalam negara Indonesia, salah satunya adalah lembaga DPR. Biasanya anggota DPR ini dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilihan umum yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian DPR, fungsi-fungsi DPR, susunan anggota DPR, tugas dan wewenang DPR, hak-hak DPR, serta kewajiban anggota DPR berikut ini.

Pengertian DPR

Pengertian DPR, Fungsi, Susunan Anggota, Tugas, Wewenang, Hak, dan Kewajibannya
Pengertian DPR

DPR merupakan lembaga negara yang memegang kekuasaan legislatif. Berdasarkan UUD Tahun 1945 pasal 19 ayat 1, 2, dan 3, anggota DPR dipilih oleh masyarakat melalui pemilihan umum. Berikut ini adalah pengertian DPR menurut para ahli:

1. Menurut B. N. Marbun

Pengertian DPR menurut B. N. Marbun adalah lembaga negara yang berfungsi sebagai penyalur aspirasi rakyat mengenai penyelenggaraan pemerintahan sehari-hari.

2. Menurut Undang-Undang No. 27 Tahun 2009 pasal 1

Pengertian DPR menurut Undang-Undang No. 27 Tahun 2009 pasal 1 adalah lembaga dewan perwakilan rakyat, sebagaimana yang dimaksud dalam UUD 1945.

3. Menurut Wikipedia

Pengertian DPR menurut Wikipedia adalah salah satu lembaga tinggi negara yang merupakan lembaga perwakilan rakyat.

Fungsi-Fungsi DPR

Pengertian DPR, Fungsi, Susunan Anggota, Tugas, Wewenang, Hak, dan Kewajibannya
Fungsi-Fungsi DPR

Menurut UUD Tahun 1945 pasal 20A ayat 1, fungsi DPR adalah sebagai berikut:

1. Fungsi Legislasi, merupakan fungsi DPR untuk membentuk undang-undang.

2. Fungsi Anggaran, merupakan fungsi di mana DPR membahas dan memberikan persetujuan atau penolakan terhadap rancangan undang-undang mengenai APBN yang diajukan presiden.

3. Fungsi Pengawasan, merupakan fungsi di mana DPR melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan undang-undang dan APBN.

Susunan Anggota DPR

Pengertian DPR, Fungsi, Susunan Anggota, Tugas, Wewenang, Hak, dan Kewajibannya
Susunan Anggota DPR

Susunan keanggotan DPR diatur berdasarkan hasil pemilihan umum yang diikuti oleh sejumlah partai politik. Hal ini diatur dalam Undang-Undang Pasal 21 dan Pasal 22. Dalam undang-undang tersebut, dijelaskan kalau jumlah anggota DPR adalah 560 orang.

Sedangkan daerah pemilihan dibentuk berdasarkan provinsi, kabupaten / kota, dan atau gabungan kabupaten / kota, dengan jumlah kursi yang tersedia untuk setiap daerah pemilihan adalah minimal 3 kursi, dan maksimal 10 kursi. Masa jabatan anggota DPR sama dengan masa jabatan anggota MPR, yakni 5 tahun, dihitung dari sumpah yang diucapkan pada saat sidang paripurna yang dipandu Presiden.

Tugas dan Wewenang DPR

Pengertian DPR, Fungsi, Susunan Anggota, Tugas, Wewenang, Hak, dan Kewajibannya
Tugas dan Wewenang DPR

Menurut UUD 1945, tugas dan wewenang DPR adalah sebagai berikut:

1. Memegang kekuasaan untuk membentuk undang-undang (berdasarkan pasal 20 ayat 1).

2. Setiap rancangan undang-undang harus dibahas oleh DPR dan presiden untuk mendapatkan sebuah persetujuan bersama (berdasarkan pasal 20 ayat 2).

3. Anggota DPR memiliki hak untuk mengusulkan rancangan undang-undang (berdasarkan pasal 21).

4. Suatu rancangan undang-undang APBN yang diajukan oleh presiden harus dibahas bersama dengan DPR dengan mempertimbangkan pendapat DPRD (berdasarkan pasal 23 ayat 2).

5. DPR memiliki tiga fungsi, yaitu fungsi legislasi, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan (berdasarkan pasal 20A ayat 2).

Hak-Hak DPR

Adapun hak-hak yang dimiliki DPR adalah sebagai berikut:

1. Hak interpelasi

Hak interpelasi merupakan hak DPR untuk meminta keterangan pada pemerintah mengenai kebijakan pemerintah yang penting, strategis, serta berdampak luas bagi kehidupan masyarakat, bangsa, dan bernegara.

2. Hak angket

Hak angket merupakan hak DPR untuk melakukan penyelidikan atas pelaksanaan suatu undang-undang atau kebijakan pemerintah yang penting, strategis, dan berdampak luas bagi kehidupan masyarakat, bangsa dan bernegara, yang diduga melanggar peraturan perundang-undangan.

3. Hak menyatakan pendapat

Hak meyatakan pendapat merupakan hak DPR untuk menyatakan pendapatnya tentang kebijakan pemerintah atau peristiwa penting yang terjadi di tanah air maupun dunia internasional. Selain itu, DPR juga bisa memberikan tindak lanjut tentang pelaksanaan hak interpelasi dan hak angket, serta menyatakan pendapat atau dugaannya tentang Presiden dan Wakil Presiden yang melanggar hukum atau tidak bisa melakukan tugasnya dengan baik selama masa jabatannya.

4. Hak budget

Hak budget merupakan hak DPR untuk mengesahkan rancangan APBN menjadi APBN.

5. Hak bertanya

Hak bertanya merupakan hak DPR untuk mengajukan pertanyaan kepada pemerintah atau presiden secara tertulis.

6. Hak imunitas

Hak imunitas merupakan hak yang tak bisa diganggu gugat di pengadilan atas hasil keputusan yang dibuatnya.

7. Hak petisi

Hak petisi merupakan hak untuk mengajukan usul, anjuran, atau pertanyaan tentang suatu masalah.

8. Hak inisiatif

Hak inisiatif merupakan hak untuk mengajukan usulan tertentu terkait dengan rancangan undang-undang.

9. Hak amandemen

Hak amandemen merupakan hak untuk melakukan perubahan terhadap rancangan undang-undang.

Baca Juga: Pengertian Bahasa, Sejarah Terbentuknya, Fungsi, dan Strukturnya.

Kewajiban Anggota DPR

Pengertian DPR, Fungsi, Susunan Anggota, Tugas, Wewenang, Hak, dan Kewajibannya
Kewajiban Anggota DPR

Semua anggota DPR memiliki beberapa kewajiban yang harus dilaksanakan. Kewajiban tersebut antara lain sebagai berikut:

1. Memegang teguh dan menjalankan nilai-nilai Pancasila.

2. Melaksanakan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan mematuhi peraturan perundang-undangan.

3. Mempertahankan serta memelihara kerukunan nasional dan keutuhan negara.

4. Mendahulukan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi, kelompok, ataupun golongan.

5. Memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

6. Mematuhi prinsip demokrasi dalam menjalankan sistem pemerintahan negara.

7. Mematuhi tata tertib dan kode etik yang berlaku.

8. Menjaga etika dan mematuhi norma saat bekerja dengan lembaga negara yang lain.

9. Menghimpun aspirasi konstituen dengan cara melakukan kunjungan kerja secara berkala.

10. Menampung dan menindaklanjuti aspirasi atau komplain yang diberikan masyarakat.

11. Bertanggung jawab secara moral dan politis kepada konstituen yang ada di daerah pemilihannya.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian DPR, fungsi-fungsi DPR, susunan anggota DPR, tugas dan wewenang DPR, hak-hak DPR, serta kewajiban anggota DPR yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai DPR.

Loading...

Baca Juga