Pengertian Bumi, Ciri, Proses Terbentuk, dan Struktur Lapisannya
Bumi merupakan satu-satunya planet dalam tata surya yang bisa dihuni makhluk hidup, karena di dalamnya terdapat kandungan air dan udara. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian bumi berikut ini.

Ada delapan buah planet yang diakui dunia ini. Salah satunya adalah planet Bumi yang kita tempati sekarang ini. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian bumi, ciri-ciri bumi, proses terbentuknya bumi, dan struktur lapisan bumi berikut ini.

Pengertian Bumi

Pengertian Bumi, Ciri, Proses Terbentuk, dan Struktur Lapisannya
Pengertian Bumi

Planet Bumi dikenal dengan sebutan planet biru karena jika dilihat dari teleskop, warna penampakannya adalah warna biru. Bumi merupakan planet paling padat dan terbesar kelima dalam sistem tata surya. Di planet inilah, manusia dan makhluk hidup lainnya bisa tinggal dan menjalani kehidupannya. Berikut ini adalah pengertian bumi menurut para ahli:

1. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Pengertian bumi menurut KBBI adalah planet tempat manusia hidup, serta planet yang berada pada urutan ketiga dari matahari.

2. Menurut Lela Fony Sulistyowati dan Dodo Hermana

Pengertian bumi menurut Lela Fony Sulistyowati dan Dodo Hermana adalah satu-satunya planet dalam tata surya yang bisa dihuni makhluk hidup, karena di dalamnya terdapat kandungan air dan udara.

3. Menurut Neil Morris

Pengertian bumi menurut Neil Morris adalah planet yang mengelilingi matahari di salah satu bagian alam semesta yang disebut Galaksi Bimasakti.

4. Menurut Chris Oxlade dan Anita Ganeri

Pengertian bumi menurut Chris Oxlade dan Anita Ganeri adalah satu-satunya planet di tata surya yang bisa dihuni oleh tumbuhan dan binatang.

Ciri-Ciri Bumi

Pengertian Bumi, Ciri, Proses Terbentuk, dan Struktur Lapisannya
Ciri-Ciri Bumi

Berikut ini adalah ciri-ciri planet bumi yang membedakannya dengan planet lain:

1. Disebut juga sebagai planet biru.

2. Mempunyai waktu rotasi 23,9 jam.

3. Mempunyai waktu revolusi 365,3 hari.

4. Terdiri atas atmosfer, O2, argon, CO2, lapisan ozon, dan gas-gas lainnya.

5. Mempunyai satu buah satelit alami, yaitu bulan.

6. Jarak dari matahari berkisar 150 juta km.

7. Berdiameter 12.756 km.

8. Tidak mempunyai cincin.

Proses Terbentuknya Bumi

Pengertian Bumi, Ciri, Proses Terbentuk, dan Struktur Lapisannya
Proses Terbentuknya Bumi

Tak ada yang tahu pasti bagaimana proses terbentuknya bumi. Kendati demikian, ada beberapa teori ahli yang mencoba menjelaskan proses terbentuknya bumi:

1. Teori Nebula (Teori Kabut)

Teori ini dicetuskan oleh Immanuel Kant dan Piere de Laplace. Menurut mereka, bumi sebenarnya merupakan gas di alam jagat raya. Gas tersebut kemudian tarik menarik satu sama lain hingga bersatu dan membentuk kabut (nebula). Kabut tersebut semakin lama semakin membesar dan berputar-putar dengan sangat cepat. Akibatnya, bagian kabut tersebut terlempar dan mengalami pendinginan sehingga bentuknya menjadi padat dan kemudian menjadi planet dalam tata surya kita.

2. Teori Planetesimal

Teori ini dikemukakan oleh ahli astronomika Amerika, Thomas Forest Ray dan temannya yang ahli geologi, Thomas C. Chambeerlain pada awal abad ke-20. Menurut mereka, matahari awalnya terdiri dari massa gas yang mempunyai massa yang sangat besar. Suatu ketika, melintas sebuah massa yang besarnya hampir sama dengan matahari, alias bintang. Bintang tersebut posisinya berdekatan dengan matahari, dan terjadi gaya gravitasi sehingga terjadi saling tarik menarik.

Karena pengaruh gaya gravitasi, maka sebagian materi terlempar keluar dari permukaan matahari dan bintang. Materi tersebut mengalami penyusutan dan menggumpal sehingga disebut planetesimal. Planetesimal itu akhirnya mendingin dan berubah bentuk menjadi padat sehingga terbentuklah sejumlah planet di tata surya.

3. Teori Tidal (Pasang Surut Gas)

Pengertian Bumi, Ciri, Proses Terbentuk, dan Struktur Lapisannya
Teori Tidal (Pasang Surut Gas)

Teori Tidal dikemukakan oleh James Jeans dan Harold Jeffreys pada tahun 1918. Mereka menjelaskan kalau bumi bisa terbentuk karena adanya bintang besar yang mendekati matahari. Terjadilah pasang surut di tubuh matahari. Pada saat itu, matahari masih berupa gas. Bintang besar itu mengakibatkan terbentuknya gunung-gunung gelombang raksasa di matahari karena adanya gaya tarik bintang. Gunung tersebut membentuk lidah pijar yang besar, di mana ukurannya menjulur dari massa matahari dan merentang ke arah bintang besar itu. Dalam lidah pijar tersebut, terjadilah perapatan gas sehingga kolom-kolom pecah dan terbentuklah planet. Planet ini kemudian mengalami proses pendinginan.

Baca Juga: Pengertian Jurnalistik, Sejarah, Produk Utama, Aktivitas, dan Jenisnya.

Struktur Lapisan Bumi

Pengertian Bumi, Ciri, Proses Terbentuk, dan Struktur Lapisannya
Struktur Lapisan Bumi

Menurut para ahli, inilah struktur lapisan bumi:

1. Kerak Bumi (Crush)

Kerak bumi adalah lapisan terluar bumi yang menjadi tempat tinggal bagi seluruh makhluk hidup. Lapisan ini memiliki ketebalan mencapai 70 km, yang terdiri atas batuan dan asam. Di bawahnya, terdapat lapisan litosfer. Kerak bumi bukanlah lapisan yang utuh, karena terpecah menjadi tujuh buah lempeng besar dan ratusan buah lempeng kecil. Tujuh lempeng besar itu antara lain lempeng samudera pasifik, lempeng Eurasia, lempeng Afrika, lempeng Amerika Selatan, lempeng hindia-australia, lempeng Amerika Utara, dan lempeng Antartika.

2. Mantel Bumi

Mantel bumi dikenal dengan sebutan astenosfer. Tebalnya mencapai 2900 km, dan merupakan lapisan batuan padat. Mantel bumi terdiri atas gabungan berbagai material yang berbentuk padat, cair, dan gas. Lapisan ini disebut sebagai mantel bumi karena menyelimuti lapisan inti bumi. Di dalamnya, ada dua lapisan, yaitu mantel atas dan mantel bawah. Mantel atas mempunyai sifat elastis hingga semiplastis dengan kedalaman mencapai 400 km. Sedangkan mantel bawah mempunyai sifat padat dengan kedalaman sekitar 2.900 km.

3. Inti Bumi

Inti bumi mempunyai kandungan unsur besi 90%, nikel 8%, dan unsur tambahan lain sebesar 2%. Lapisan ini dibagi menjadi dua lapisan:

a. Inti luar, mempunyai ketebalan hingga 2000 km dan terdiri atas kandungan besi cair yang suhunya mencapai 2.200 derajat celcius.

b. Inti dalam, merupakan pusat bumi yang bentuknya seperti bola dengan diameter sekitar 2.700 km. Inti dalam terdiri atas unsur besi dan nikel dengan suhu mencapai 4.500 derajat celcius.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian bumi, ciri-ciri bumi, proses terbentuknya bumi, dan struktur lapisan bumi yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai bumi.

Baca Juga