Bullying - Pengertian, Penyebab, Bentuk, Jenis, dan Dampaknya
Bullying atau penindasan merupakan tindakan kekerasan, ancaman, atau paksaan yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang untuk mengintimidasi orang lain. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian, penyebab, bentuk, jenis, dan dampak bullying berikut ini.

Salah satu masalah yang cukup serius di kalangan remaja adalah bullying. Perilaku yang satu ini bisa menimbulkan trauma mendalam bagi korban bullying. Lantas apa itu pengertian bullying yang sebenarnya? Simak pembahasan lengkap tentang pengertian, penyebab, bentuk, jenis, dan dampak bullying berikut ini.

Pengertian Bullying

Bullying - Pengertian, Penyebab, Bentuk, Jenis, dan Dampaknya
Pengertian Bullying

Bullying atau penindasan merupakan tindakan kekerasan, ancaman, atau paksaan yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang untuk mengintimidasi orang lain. Bentuknya bisa bermacam-macam, baik itu pelecehan secara lisan berupa ancaman, ataupun kekerasan fisik yang sengaja diarahkan secara berulang pada korban tertentu.

Bullying juga bisa diartikan sebagai kegiatan yang dilakukan dengan tujuan untuk merendahkan, memojokkan, menghina orang lain, hingga kekerasan fisik. Biasanya hal ini terjadi bukan karena adanya masalah atau konflik. Melainkan karena si pelaku ingin menunjukkan rasa superioritas. Ia merasa paling kuat dan berhak untuk merendahkan atau melakukan sesuatu yang semena-mena pada orang lain.

Berikut ini adalah pengertian bullying menurut para ahli:

1. Menurut Tattum

Bullying merupakan keinginan yang dilakukan secara sadar dan disengaja untuk menekan atau menyakiti orang lain.

2. Menurut Rigby

Bullying merupakan kegiatan penindasan yang dilakukan berulang-ulang, baik itu secara fisik ataupun secara psikologis, oleh seseorang atau sekelompok orang yang posisinya lebih kuat daripada korban.

3. Menurut Coloroso

Bullying adalah tindakan bermusuhan yang dilakukan oleh satu orang atau sekelompok orang dengan tujuan untuk menakuti atau menyakiti orang lain.

Penyebab Bullying

Bullying - Pengertian, Penyebab, Bentuk, Jenis, dan Dampaknya
Penyebab Bullying

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa memicu terjadinya perilaku bullying, seperti:

1. Keinginan untuk berkuasa.

2. Akibat kurangnya perhatian dari orang sekitar.

3. Pelaku pernah menjadi korban kekerasan dari orang lain.

4. Pelaku sering berkelahi dengan orang lain.

5. Pelaku meniru perbuatan kekerasan yang terjadi dalam suatu film atau game.

Bentuk-Bentuk Bullying

Bullying - Pengertian, Penyebab, Bentuk, Jenis, dan Dampaknya
Bentuk-Bentuk Bullying

Secara umum, ada dua bentuk bullying, yaitu penindasan fisik dan penindasan psikologis.

1. Penindasan Fisik

Bentuk penindasan ini akan mengakibatkan luka fisik atau cedera pada tubuh korban. Contoh bentuk penindasan fisik antara lain memukul, meninju, menendang, dan lain sebagainya.

2. Penindasan Psikologis

Berbeda dengan penindasan fisik, penindasan psikologis akan mengakibatkan trauma psikologis pada korban. Korban bullying akan merasa takut, cemas, stres, dan bahkan mereka bisa saja mengalami depresi.

Jenis-Jenis Bullying

Bullying - Pengertian, Penyebab, Bentuk, Jenis, dan Dampaknya
Jenis-Jenis Bullying

Ada beberapa jenis bullying menurut para ahli:

1. Jenis-Jenis Bullying Menurut Barbara Coloroso

Menurut Barbara Coloroso, bullying dibedakan menjadi empat jenis:

  • Bullying Secara Verbal

Bullying secara verbal dilakukan dengan memberi kritikan kejam, hinaan, celaan, fitnah, julukan nama, pernyataan yang bernuansa pelecehan seksual, hingga ancaman atau terror yang mengintimidasi orang lain. Bullying ini termasuk jenis bullying yang paling gampang untuk dilakukan dan menjadi awal mula dari perilaku bullying lainnya.

  • Bullying Secara Fisik

Contoh bullying secara fisik antara lain memukul, meninju, menendang, menampar, mencekik, menggigit, merusak barang milik orang lain, dan lain sebagainya. Bullying ini paling mudah dikenali karena bentuknya terlihat secara fisik. Biasanya, yang melakukan bullying jenis ini adalah kalangan remaja yang bermasalah. Jika sudah terbiasa melakukan bullying secara fisik, mereka bisa saja melakukan tindakan lain yang lebih parah, seperti tindakan kriminal.

  • Bullying Secara Rasional

Bullying ini biasanya dilakukan dengan cara mengabaikan, mengucilkan, atau menghindari seseorang dengan sengaja, agar harga diri korban menjadi rendah. Tak hanya itu saja, perilaku bullying secara rasional juga meliputi sejumlah sikap tersembunyi seperti bahasa tubuh yang mengejek, lirikan mata yang menertawakan, dan lain sebagainya.

  • Bullying Elektronik

Bullying ini dilakukan melalui sarana elektronik, seperti komputer, SMS, handphone, chatting room, dan lain sebagainya. Tujuannya untuk memberi ancaman teror kepada seseorang. Teror yang diberikan bisa berupa tulisan, gambar, animasi, ataupun video yang sifatnya menyudutkan dan mengintimidasi pihak tertentu. Biasanya, yang melakukan bullying elektronik adalah kalangan remaja yang menguasai teknologi informasi atau media elektronik.

2. Jenis-Jenis Bullying Menurut Riauskina, Djuwita, dan Soesetio

Menurut Riauskina, Djuwita, dan Soesetio, ada lima jenis bullying yang perlu kamu ketahui:

  • Kontak fisik langsung, contohnya seperti memukul, menendang, mencubit, mengunci seseorang dalam ruangan tertutup, memeras, hingga merusak barang milik orang lain.
  • Kontak verbal langsung, contohnya seperti memberi ancaman, menghina, mengejek, memaki, menyebarkan fitnah atau isu miring, dan lain sebagainya.
  • Perilaku non-verbal langsung, contohnya seperti memberi pandangan sinis, menjulurkan lidah, menampilkan ekspresi wajah yang mengejek, dan lain-lain.
  • Perilaku non-verbal tidak langsung, contohnya seperti mendiamkan seseorang, mengabaikan seseorang secara sengaja, mengirim surat kareng, dan lain-lain.
  • Pelecehan seksual, entah itu pelecehan yang dilakukan dengan cara menyentuh bagian fisik ataupun yang dilakukan secara lisan (kata-kata).

Baca Juga: Biografi - Pengertian, Ciri, Struktur, dan Jenisnya.

Dampak Bullying

Bullying - Pengertian, Penyebab, Bentuk, Jenis, dan Dampaknya
Dampak Bullying

Berikut ini adalah dampak yang mungkin terjadi pada korban bullying:

1. Mengalami sejumlah masalah mental, seperti takut, cemas, gelisah, sulit tidur, hingga depresi. Masalah mental seperti ini bisa saja dialami korban secara terus-terusan hingga ia dewasa.

2. Malas belajar dan mengalami penurunan dalam bidang prestasi akademis di sekolah.

3. Mengalami sejumlah gangguan kesehatan fisik, seperti sakit kepala, otot tegang, sakit perut, dan lain-lain.

4. Dalam beberapa kasus langka, korban bullying bisa saja melakukan kekerasan pada orang lain.

5. Bisa saja mendorong terjadinya perkembangan positif bagi korban bullying. Contohnya mereka jadi instrospeksi diri dan termotivasi untuk menunjukkan potensinya sehingga tidak direndahkan lagi oleh orang lain yang ada di sekitarnya.

6. Jika korban bullying bisa mengatasi masalah bullying, ia akan menjadi pribadi yang lebih kuat dan tegar saat menghadapi sejumlah masalah.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian, penyebab, bentuk, jenis, dan dampak bullying yang perlu kamu ketahui. Semoga menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai bullying.

Baca Juga