Pengertian Apresiasi - Tujuan, Fungsi, Tingkatan, Pendekatan dan Tahapan Dalam Melakukan Apresiasi
Apresiasi dapat diartikan sebagai kegiatan memahami suatu karya sastra dengan sungguh-sungguh, sehingga timbul perasaan positif terhadap karya sastra tersebut. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian apresiasi, tujuan apresiasi, fungsi, tingkatan, pendekatan apresiasi serta tahapan dalam melakukan apresiasi berikut ini.

Kata apresiasi sering sekali diartikan sebagai penghargaan. Kendati demikian, masih banyak orang yang belum mengerti apa itu pengertian apresiasi yang sebenarnya. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian apresiasi, tujuan apresiasi, fungsi, tingkatan, pendekatan apresiasi serta tahapan dalam melakukan apresiasi berikut ini.

Pengertian Apresiasi

Pengertian Apresiasi - Tujuan, Fungsi, Tingkatan, Pendekatan dan Tahapan Dalam Melakukan Apresiasi
Pengertian Apresiasi

Adapun pengertian apresiasi menurut para ahli adalah sebagai berikut:

1. Pengertian apresiasi menurut Hornby

Menurut Hornby, apresiasi merupakan tahap pengenalan, pemahaman, pertimbangan, penilaian hingga tahap pernyataan dari pihak yang memberikan penilaian.

2. Pengertian apresiasi menurut Effendi

Apresiasi dapat diartikan sebagai kegiatan memahami suatu karya sastra dengan sungguh-sungguh, sehingga timbul perasaan positif terhadap karya sastra tersebut (adanya rasa ingin menghargai).

3. Pengertian apresiasi menurut Prayogi

Apresiasi merupakan aktivitas penghargaan yang dilakukan setelah melihat, menggunakan dan menilai karya sastra ataupun karya seni tertentu. Apresiasi juga bisa diartikan sebagai rasa kagum yang muncul dari diri seseorang setelah menikmati karya seni tertentu.

4. Pengertian apresiasi menurut Aminuddin

Apresiasi artinya adanya perasaan atau pengakuan terhadap unsur-unsur keindahan yang dimiliki suatu karya sastra.

5. Pengertian apresiasi menurut KBBI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, apresiasi merupakan penilaian positif (penghargaan) terhadap karya sastra ataupun karya seni tertentu.

Tujuan Apresiasi

Pengertian Apresiasi - Tujuan, Fungsi, Tingkatan, Pendekatan dan Tahapan Dalam Melakukan Apresiasi
Tujuan Apresiasi

Apresiasi sebenarnya dilakukan agar masyarakat bisa tahu apasaja maksud dan tujuan pembuatan suatu karya seni. Sehingga masyarakat bisa ikut menilai dan memberikan tanggapan terhadap karya seni tersebut. Selain itu, apresiasi juga memiliki tiga tujuan lain:

1. Mengevaluasi dan mengembangkan nilai estetika yang terdapat dalam suatu karya seni.

2. Mengembangkan ide kreatif dan imajinasi.

3. Menyempurnakan suatu karya seni.

Fungsi Apresiasi

Sedangkan fungsi apresiasi adalah sebagai berikut:

1. Untuk meningkatkan rasa cinta masyarakat terhadap karya bangsa, sekaligus meningkatkan rasa peduli terhadap sesama manusia.

2. Sebagai sarana untuk memberikan penilaian, hiburan, dan juga edukasi.

3. Sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan manusia

Tingkatan Apresiasi

Pengertian Apresiasi - Tujuan, Fungsi, Tingkatan, Pendekatan dan Tahapan Dalam Melakukan Apresiasi
Tingkatan Apresiasi

Berikut ini adalah berbagai tingkatan apresiasi yang perlu kamu ketahui:

1. Tingkatan Empatik

Tingkatan empatik merupakan apresiasi yang melibatkan pikiran dan juga perasaan. Biasanya apresiasi ini didapatkan dari tangkapan panca indera. Misal kita diminta untuk mendengarkan lagu dari seorang penyanyi. Saat lagu tersebut dimainkan, kita merasa nyaman dan juga betah dengan melodi dan suara penyanyinya. Tanpa sadar, akan timbul penilaian dari dalam diri kita kalau lagu tersebut bagus.

2. Tingkat Estetis

Artinya tingkat penilaian terhadap keindahan. Tingkat apresiasi ini merupakan hasil dari pengamatan dan juga penghayatan. Contohnya seperti saat kita menonton seni teater. Kita harus menonton (mengamati) dengan seksama agar bisa menghayati dan memberikan penilaian terhadap unsur keindahan yang ada dalam seni teater tersebut.

3. Tingkat Apresiasi Kritik

Tingkat apresiasi kritik merupakan jenis apresiasi yang di dalamnya terdapat penjelasan, analisis, evaluasi, hingga suatu kesimpulan. Contohnya dapat kamu lihat pada sesi komentar dalam ajang pencarian bakat. Para kontestan tentu saja membutuhkan komentar yang bersifat apresiasi kritik agar bisa tampil lebih baik lagi ke depannya.

Pendekatan Dalam Melakukan Apresiasi

Pengertian Apresiasi - Tujuan, Fungsi, Tingkatan, Pendekatan dan Tahapan Dalam Melakukan Apresiasi
Pendekatan Dalam Melakukan Apresiasi

Dalam melakukan apresiasi, ada beberapa pendekatan yang bisa dilakukan:

1. Pendekatan Deskriptif

Pendekatan deskriptif merupakan jenis pendekatan yang dilakukan dengan cara melakukan pengamatan lalu memberikan komentar apa adanya atas karya seni tersebut. Misalnya mengomentari objek gambar, warna yang digunakan, komposisi warna, tema, judul gambar, media yang digunakan, ukuran, dan lain sebagainya.

2. Pendekatan Analitik

Pendekatan analitik merupakan jenis pendekatan yang dilakukan dengan cara mengamati karya seni berdasarkan aturan estetika yang baku. Seperti mengamati aspek tematik, teknik pengerjaan yang digunakan, serta mencari tahu apa makna yang terkandung dalam karya seni tersebut.

3. Pendekatan Interpretatif

Pendekatan ini dilakukan dengan cara menginterprestasikan karya seni dari segi sudut pandang pengamat. Seperti adanya kesamaan pengalaman, unsur estetis, serta ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh si pengamat.

4. Pendekatan Penilaian

Pendekatan penilaian dilakukan dengan cara melakukan proses pengukuran secara objektif ataupun subjektif.

5. Pendekatan interdisiplin

Pendekatan interdisiplin agak berbeda dengan pendekatan apresiasi yang lain. Karena menurut pendekatan ini, suatu karya seni harus dipandang dari berbagai segi ilmu pengetahuan. Misalnya dari segi ekonomi, filsafat, linguistik, ilmu antropologi psikologi, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Pengertian AMDAL - Tujuan, Fungsi, Jenis AMDAL, Jenis Usaha Wajib AMDAL dan Dokumen AMDAL.

Tahapan Dalam Melakukan Apresiasi

Pengertian Apresiasi - Tujuan, Fungsi, Tingkatan, Pendekatan dan Tahapan Dalam Melakukan Apresiasi
Tahapan Dalam Melakukan Apresiasi

Berikut ini adalah beberapa tahapan dalam melakukan apresiasi:

1. Mengamati

Kegiatan mengamati terdiri dari beberapa proses, antara lain sebagai berikut:

Fisis, adalah kegiatan mata dalam mengamati dan menerima rangsangan dari objek yang dilihatnya.

Fisiologis, yaitu proses untuk menyalurkan apa yang dilihat oleh mata ke dalam otak

Psikologis, yaitu timbulnya rasa memahami suatu objek secara realita (berdasarkan hasil pengamatan). Si pengamat jadi bisa memberikan tanggapan dan apresiasi atas objek yang ia amati tadi.

2. Menghayati

Untuk melakukan penghayatan, kamu harus mengamati suatu karya seni secara langsung, serta menerima dan menyesuaikan nilai-nilai estetis yang ada dalam karya seni tersebut. Terkadang, kamu bisa saja menghayati seluruh nilai yang ada dalam karya seni tersebut tanpa adanya keluhan (kritikan). Hal ini disebut sebagai sikap empathy oleh Theodor Lipps.

3. Mengevaluasi

Kegiatan evaluasi merupakan kegiatan memberi penilaian atas suatu karya seni berdasarkan pedoman, kaidah, ataupun etika yang berlaku. Saat melakukan evaluasi, seorang kritikus seharusnya bisa memilah mana karya seni yang bagus dan mana karya seni yang kurang bagus. Akan lebih baik lagi, jika ia memberikan solusi agar karya seni berikutnya bisa diciptakan dengan lebih sempurna.

4. Mengapresiasi

Pada tahap ini, biasanya seorang apresiator telah hanyut dengan nilai estetika yang ada dalam suatu karya seni. Ia akan merasakan apa yang dirasakan oleh si pembuat karya seni tersebut. Jika ini yang terjadi, berarti si apresiator telah memiliki rasa simpati dan ia akan memberikan penilaian positif pada karya seni tersebut.

Baca Juga