Alur - Pengertian, Fungsi, Unsur, Jenis, dan Contohnya
Alur merupakan urutan cerita, di mana terdapat hubungan sebab akibat antara peristiwa yang satu dengan peristiwa yang lain. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian, fungsi, unsur, jenis dan contoh alur berikut ini.

Alur (plot) merupakan salah satu unsur intrinsik yang terdapat dalam suatu cerita yang isinya berupa rangkaian peristiwa. Alur bisa kita temukan dengan mudah pada novel, cerpen, naskah drama, dan lain-lain. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian, fungsi, unsur, jenis dan contoh alur berikut ini.

Pengertian Alur

Alur - Pengertian, Fungsi, Unsur, Jenis, dan Contohnya
Pengertian Alur

Pengertian alur menurut para ahli adalah sebagai berikut:

1. Menurut Aminudin

Alur merupakan rangkaian cerita yang di dalamnya berisi tentang sejumlah peristiwa.

2. Menurut Semi

Alur adalah struktur rangkaian peristiwa dalam suatu cerita yang sengaja disusun sebagai sebuah interelasi fungsional.

3. Menurut Stanton

Alur adalah cerita yang di dalamnya terdapat urutan kejadian, di mana tiap kejadian itu memiliki hubungan sebab akibat. Suatu peristiwa bisa disebabkan atau menyebabkan terjadinya peristiwa lain.

4. Menurut Rusyana

Alur merupakan urutan cerita, di mana terdapat hubungan sebab akibat antara peristiwa yang satu dengan peristiwa yang lain.

5. Menurut Foster

Alur merupakan rentetan peristiwa yang terdapat dalam karya fiksi (seperti novel atau cerpen) yang tersusun dalam urutan waktu dan berdasarkan hukum sebab akibat. Alur juga dikatakan sama dengan kerangka cerita, karena merupakan susunan struktur dalam sebuah cerita.

Fungsi Alur

Alur - Pengertian, Fungsi, Unsur, Jenis, dan Contohnya
Fungsi Alur

Alur berfungsi untuk memberikan penjelasan kepada pembaca tentang bagaimana suatu peristiwa terjadi dan kaitannya (hubungan sebab akibat) dengan peristiwa lain. Oleh karena itu, sebuah cerita hendaknya memiliki alur yang jelas agar bisa lebih mudah dipahami oleh para pembaca.

Unsur Alur

Alur - Pengertian, Fungsi, Unsur, Jenis, dan Contohnya
Unsur Alur

Berikut ini adalah beberapa unsur yang biasanya terdapat dalam suatu alur:

1. Pengenalan

Pengenalan merupakan tahapan alur yang pertama. Pada tahap ini, penulis akan mengenalkan tokoh-tokoh yang terdapat dalam suatu cerita serta memberi gambaran tentang tempat, waktu, atau kondisi yang sedang dialami tokoh.

2. Munculnya Masalah

Setelah tahap pengenalan, penulis akan memunculkan masalah yang harus dihadapi oleh tokoh utama. Biasanya masalah ini muncul setelah tokoh utama protagonis (tokoh baik) berinteraksi dengan tokoh utama antagonis (tokoh jahat). Biasanya akan ada beberapa masalah yang kemudian memicu terjadinya klimaks (puncak konfliks) dalam suatu cerita.

3. Menuju Klimaks Masalah (Konflik)

Pada tahap ini, masalah yang dihadapi tokoh utama semakin memanas. Pembaca biasanya akan sangat penasaran dengan bagaimana cara tokoh utama menghadapi masalah tersebut.

4. Puncak Konflik (Klimaks)

Pada tahap ini, tokoh utama akan berusaha untuk memecahkan masalah tersebut dan akan dihadapkan pada hasil perbuatannya. Tahap ini merupakan inti dari sebuah cerita. Semakin menegangkan sebuah klimaks, maka akan semakin bagus cerita tersebut di mata pembaca.

5. Penyelesaian

Penyelesaian merupakan tahap akhir yang menjelaskan tentang konsekuensi yang didapat oleh tokoh utama karena perbuatannya. Biasanya pada tahap ini, penulis akan menjelaskan nasib akhir dari tokoh utama. Ada dua jenis penyelesaian, yaitu akhir bahagia (happy ending) atau akhir sedih (sad ending).

Baca Juga: Firma - Pengertian, Ciri, Unsur, Kelebihan, Kekurangan, dan Jenisnya.

Jenis-Jenis Alur

Alur - Pengertian, Fungsi, Unsur, Jenis, dan Contohnya
Jenis-Jenis Alur

Berdasarkan urutan waktunya, ada tiga jenis alur:

1. Alur Maju (Progesi)

Alur maju merupakan alur yang bergerak sesuai dengan perjalanan waktu, yakni berawal dari masa lalu dan menuju masa sekarang. Contoh alur maju:

Hari itu aku bangun terlambat. Jam telah menunjukkan pukul 7. Aku langsung berganti pakaian dan menuju sekolah. Ku pacu kendaraanku dengan sangat kencang. Namun, tiba-tiba dari arah berlawanan ada seorang pejalan kaki yang melintas. Tanpa sempat menghindar, aku pun menabrak dirinya.

Aku terpental dari motorku, sedangkan orang tersebut jatuh terperosok. Sontak saja orang yang ada di sekitar jalan menghampiriku. Aku dipukuli beberapa kali hingga wajahku membiru. Untunglah ada seorang bapak yang menghentikan mereka "Bubar kalian, jangan main hakim sendiri," ujar pria itu membentak.

Akhirnya mereka semua bubar. Aku pun berterima kasih kepada Bapak tersebut. Kemudian aku mengantar orang yang aku tabrak tersebut ke klinik untuk diobati. Hingga hari ini, aku masih penasaran dan bertanya-tanya siapa pria baik yang menolongku waktu itu.

2. Alur Mundur (Regresi)

Alur mundur merupakan jenis alur yang dimulai dari masa sekarang, lalu flashback atau menceritakan peristiwa yang terjadi di masa lalu.

3. Alur Campuran

Alur - Pengertian, Fungsi, Unsur, Jenis, dan Contohnya
Alur Campuran

Sesuai namanya, alur campuran merupakan jenis alur yang menggabungkan cerita pada masa sekarang dan masa lalu. Biasanya cerita seperti ini agak sulit untuk dipahami karena membutuhkan tingkat konsentrasi yang cukup tinggi. Contoh:

Reza adalah seorang penjual roti keliling. Saat melewati jalan yang ramai, ia melihat seorang remaja yang sedang berjualan koran. "Hey dek, kenapa kau tidak bersekolah?" tanya Reza. "Aku kekurangan uang untuk kuliah," jawab remaja itu. Karena merasa kasihan, Reza pun membeli semua korannya. Remaja itu sangat senang dan gembira.

Lima tahun pun berlalu. Reza masih bekerja sebagai penjual roti. Saat sedang berjualan, dia mengalami kecelakaan karena ditabrak sebuah sepeda motor. Ia pun pingsan dan di bawa ke rumah sakit. Selama di sana, Reza mendapat perawatan yang sangat baik hingga ia pun sembuh.

Anehnya, Reza tak pernah dimintai biaya perawatan. Ia pun menanyakan hal ini kepada suster. "Kami mendapat perintah dari atasan untuk merawat Bapak," jawab suster tersebut. Reza pun heran dan menemui pemilik rumah sakit untuk berterima kasih. Pemilik rumah sakit itu hanya tersenyum. "Seharusnya saya yang berterima kasih. Berkat Bapak, saya menjadi seperti sekarang ini."

Reza bingung. Ia merasa tak pernah menolong pemilik rumah sakit tersebut. "Apa Bapak tidak ingat? 5 tahun yang lalu saya berjualan koran karena membutuhkan uang untuk membayar kuliahku. Tapi saat itu, tak ada yang mau membeli daganganku. Hingga Bapak menolongku dengan membeli semua koran tersebut. Akhirnya aku bisa melanjutkan kuliah dan menjadi seperti sekarang ini," ujar pemilik rumah sakit tersebut.

Setelah mengetahui hal ini, Reza pun meneteskan air mata. Dia tak menyangka kalau orang yang ia tolong waktu itu akhirnya sukses dan menjadi pemilik dari rumah sakit tersebut.

Loading...

Baca Juga