Akulturasi - Pengertian, Faktor Yang Mempengaruhi, Dampak, Bentuk, dan Contohnya
Akulturasi merupakan gabungan dari dua kebudayaan atau lebih sehingga menghasilkan kebudayaan baru tanpa menghilangkan nilai-nilai kebudayaan asli. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian, faktor yang mempengaruhi, dampak, bentuk, dan contoh akulturasi berikut ini.

Apa kamu tahu apa yang dimaksud dengan akulturasi? Istilah ini sangat erat kaitannya dengan kebudayaan. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian, faktor yang mempengaruhi, dampak, bentuk, dan contoh akulturasi berikut ini.

Pengertian Akulturasi

Akulturasi - Pengertian, Faktor Yang Mempengaruhi, Dampak, Bentuk, dan Contohnya
Pengertian Akulturasi

Akulturasi merupakan gabungan dari dua kebudayaan atau lebih sehingga menghasilkan kebudayaan baru tanpa menghilangkan nilai-nilai kebudayaan asli. Biasanya proses akulturasi terjadi ketika ada pendatang baru yang melakukan kontak langsung dengan sistem kebudayaan setempat.

Sedangkan pengertian akulturasi menurut para ahli adalah sebagai berikut:

1. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Akulturasi merupakan proses penyerapan yang dilakukan oleh individu atau kelompok masyarakat tertentu terhadap sifat kebudayaan kelompok lain sebagai akibat dari dua kelompok budaya yang saling berinteraksi.

2. Menurut Koentjaraningrat

Dalam bukunya yang berjudul "Pengantar Ilmu Antropologi", Koentjaraningrat menjelaskan kalau akulturasi merupakan proses sosial yang terjadi ketika sekelompok manusia berhadapan dengan unsur-unsur milik kebudayaan lain, sehingga lama kelamaan unsur budaya asing tersebut diterima dan diterapkan dalam masyarakat tanpa menghilangkan ciri budaya itu sendiri.

3. Menurut Soyono

Akulturasi merupakan pengambilan satu unsur atau beberapa unsur kebudayaan asing sebagai akibat dari pertemuan dua budaya atau lebih.

4. Menurut Hasyim

Akulturasi merupakan gabungan antara dua budaya yang hidup serasi dan damai dalam lingkungan masyarakat.

5. Menurut John W. Berry

Akulturasi adalah proses perubahan budaya dan psikologis yang disebabkan oleh kontak yang terjadi antara dua budaya atau lebih.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Akulturasi

Akulturasi - Pengertian, Faktor Yang Mempengaruhi, Dampak, Bentuk, dan Contohnya
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Akulturasi

Berikut ini adalah berbagai faktor yang mempengaruhi terjadinya akulturasi:

1. Faktor Internal

Adapun faktor internal yang mempengaruhi proses akulturasi adalah sebagai berikut:

  • Faktor-faktor yang berkaitan dengan jumlah penduduk seperti tingkat kelahiran, kematian, dan perpindahan penduduk.
  • Adanya penemuan baru.
  • Adanya discovery. Discovery merupakan penemuan gagasan atau peralatan baru yang sebelumnya belum pernah ada.
  • Adanya invention atau kegiatan penyempurnaan dari sebuah penemuan yang sudah ada sebelumnya.
  • Adanya permasalahan / konflik yang terjadi dalam lingkungan masyarakat.
  • Adanya pemberontakan atau revolusi dari pihak tertentu.

2. Faktor Eksternal

Selain faktor internal, juga terdapat berbagai faktor dari luar yang mempengaruhi proses akulturasi yaitu sebagai berikut:

  • Perubahan kondisi alam
  • Terjadi peperangan
  • Adanya pengaruh dari kebudayaan lain, yang terjadi melalui difusi, akulturasi, dan asimilasi. Difusi merupakan penyebaran kebudayaan. Akulturasi adalah gabungan dari beberapa kebudayaan tanpa menghilangkan ciri khasnya masing-masing. Sedangkan asimilsi merupakan perpaduan beberapa budaya yang menghasilkan budaya baru tapi ciri budaya lama malah hilang atau tidak tampak.

Dampak Akulturasi

Akulturasi - Pengertian, Faktor Yang Mempengaruhi, Dampak, Bentuk, dan Contohnya
Dampak Akulturasi

Menurut Saebani, ada beberapa dampak yang ditimbulkan oleh akulturasi:

1. Terjadi perubahan sudut pandang tentang kehidupan bermasyarakat. Misal dulunya silaturahmi kepada keluarga harus dilakukan dengan berhadap-hadapan. Namun sekarang, seiring perkembangan zaman, silaturahmi bisa dilakukan lewat telepon atau pesan singkat.

2. Terjadi perubahan dalam hal pergaulan. Masyarakat kian terbuka pada beberapa hal yang dianggap tabu. Contoh: remaja sekarang tak canggung lagi memamerkan kemesraan di depan publik.

3. Masyarakat semakin terbuka pada ilmu pengetahuan, misalnya tertarik pada penemuan baru, tertarik pada teknologi canggih.

4. Perubahan dari segi mentalitas, rasa malu, dan kemampuan masyarakat. Contohnya seperti perempuan dulunya tidak bekerja dan hanya berada di rumah saja. Namun sekarang, banyak sekali perempuan yang bekerja atau menjadi pengusaha. Bahkan ada perempuan yang berkecimpung di dunia politik.

Bentuk-Bentuk Akulturasi

Akulturasi - Pengertian, Faktor Yang Mempengaruhi, Dampak, Bentuk, dan Contohnya
Bentuk-Bentuk Akulturasi

Menurut para ahli, akulturasi memiliki berbagai macam bentuk. Berikut ini adalah beberapa bentuk akulturasi yang perlu kamu ketahui:

1. Substitusi

Substitusi merupakan pergantian unsur lama dengan unsur yang baru karena unsur baru dianggap lebih bermanfaat bagi penggunanya. Contoh: petani dulunya menggunakan kerbau untuk membajak sawah. Seiring perkembangan zaman, petani tak lagi menggunakan kerbau. Petani memilih menggunakan alat pembajak sawah seperti traktor karena dianggap lebih cepat dan efektif.

2. Sinkretisme

Sinkretisme merupakan perpaduan dua budaya yang menghasilkan sistem baru, biasanya berupa sistem keagamaan.

3. Penambahan (Addition)

Penambahan merupakan proses penambahan unsur budaya baru ke dalam suatu kebudayaan lama sehingga memiliki nilai lebih.

4. Penggantian (Deculturation)

Penggantian merupakan proses perpaduan di mana unsur kebudayaan lama menghilang, digantikan dengan unsur kebudayaan baru. Contoh: kendaraan seperti delman, andong, sado kini tak pernah terlihat lagi. Kendaraan ini diganti dengan kendaraan bermotor, angkot, taksi, dan lain sebagainya.

5. Originasi

Originasi merupakan proses masuknya unsur kebudayaan baru yang mengakibatkan perubahan besar dalam kehidupan suatu masyarakat. Contohnya seperti listrik masuk ke desa terpencil.

6. Penolakan (Rejection)

Proses masuknya unsur kebudayaan tertentu yang terlalu cepat bisa menimbulkan dampak negatif seperti adanya penolakan dari anggota masyarakat yang tidak siap atau tidak setuju dengan proses perpaduan kebudayaan.

Baca Juga: Pekerjaan - Pengertian, Hal-Hal Yang Dibutuhkan, Jenis, Contoh, dan Cara Mendapatkannya.

Contoh Akulturasi

Akulturasi - Pengertian, Faktor Yang Mempengaruhi, Dampak, Bentuk, dan Contohnya
Contoh Akulturasi

Berikut ini adalah beberapa contoh akulturasi yang perlu kamu ketahui:

1. Seni Bangunan

Ada banyak sekali wujud akulturasi dalam seni bangunan. Kamu bisa melihatnya pada bangunan masjid, makam, dan juga istana. Salah satu masjid yang paling terkenal adalah Masjid Menarap Kudus yang menjadi bukti terjadinya akulturasi budaya, yang dibangun pada tahun 1549 M.

2. Seni Rupa

Seni rupa di sini berupa relief yang biasanya menghiasi masjid atau makam Islam.

3. Aksara dan Seni Sastra

Masuknya agama Islam di Indonesia sedikit banyak berpengaruh dalam bidang aksara dan seni sastra. Masyarakat Indonesia jadi mengenal tulisan Arab, seni kaligrafi, serta karya sastra berupa hikayat, primbon, dll.

4. Sistem Pemerintahan

Akulturasi juga mempengaruhi sistem pemerintahan. Setelah agama Islam masuk ke Indonesia, kerajaan di Indonesia mulai bercorak Islam. Rajanya diberi gelar Sultan atau Sunan. Selain itu, raja yang meninggal tidak lagi dimakamkan dalam candi, melainkan dimakamkan secara Islam.

5. Sistem Kalender

Masyarakat zaman dahulu telah mengenal sistem kalender berupa kalender Saka. Namun setelah agama Islam masuk ke Indonesia, Sultan Agung membuat sistem kalender baru berupa kalender Jawa.

Baca Juga