Unsur Intriksik dan Ekstrinsik Cerpen Lengkap Dengan Pengertiannya
Cerpen Pendek (Cerpen) dibangun atas unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Kedua unsur tersebut sangat berpengaruh terhadap kualitas sebuah cerpen. Silahkan simak unsur-unsur cerpen dan pengertian dari masing-masing unsur tersebut.

Cerpen merupakan salah satu jenis karya sastra populer yang sangat diminati oleh penulis dan pembaca. Selain karena waktu yang dibutuhkan untuk menulis dan membaca cerpen cukup singkat. Pesan yang terkandung dalam sebuah cerpen terkadang lebih mudah didapatkan.

Materi cerpen selalu dimasukkan dalam pelajaran bahasa Indonesia di berbagai tingakatan pendidikan. Mulai dari pengenalan cerpen sampai teknik penulisan cerpen yang baik.

Untuk bisa membuat sebuah cerpen yang menarik tidak hanya sekedar mengandalkan kemampuan merangkai kata. Tetapi terebih pada pengenalan unsur-unsur yang membangun cerpen itu sendiri. Ada dua jenis unsur yang membangun cerpen yaitu unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Berikut ini adalah pembahasan tentang pengertian unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik serta bagian-bagiannya.

Baca juga: Pengertian pantun Jenis Dan Contohnya.

Unsur Intrinsik

Unsur intrinsik adalah unsur yang membangun cerpen dari dalam. Unsur intrinsik terdiri dari delapan jenis yaitu tema, tokoh, penokohan, sudut pandang, alur, latar, dan amanat. Pembahasan tentang unsur-unsur intrinsik cerpen tersebut adalah sebagai berikut.

Tema

Unsur Intriksik dan Ekstrinsik Cerpen Lengkap Dengan Pengertiannya
Tema Cerpen

Tema adalah gagasan utama yang membangun sebuah cerpen. Tema menjadi ruh dari cerpen yang memuat isi cerpen secara keseluruhan. Dari tema inilah kemudian dibangun kerangka cerpen. Tema inilah yang menjadi dasar pembentukan unsur intrinsik cerpen lainnya.

Tokoh

Unsur Intriksik dan Ekstrinsik Cerpen Lengkap Dengan Pengertiannya
Tokoh Cerpen

Tokoh adalah peran yang digambarkan dalam sebuah cerpen. Jenis tokoh dalam sebuah cerpen adalah sebagai berikut:

  • Tokoh protagonis adalah tokoh yang menjadi pemeran utama dalam cerpen dan memiliki watak atau karakter yang baik.
  • Tokoh antagonis adalah tokoh yang menjadi pemeran utama namun merupakan lawan atau kebalikan dari tokoh antagonis, memiliki watak atau karakter jahat.
  • Tokoh tritagonis adalah tokoh yang menjadi penengah antara tokoh protagonis dan tokoh antagonis memiliki watak yang arif dan bijaksana.
  • Tokoh piguran adalah tokoh yang dimunculkan untuk memberikan tambahan warna dan menambah daya tarik dari cerpen.

Penokohan

Penokohan adalah cara penulis menggambarkan tokoh dalam cerita. Jenis penokohan dalam cerpen dibagi menjadi dua yaitu penokohan analitik dan penokohan dramatik.

  • Penokohan analitik adalah cara menggambarkan karakter atau watak tokoh secara langsung, misalnya cerdas, keras kepala, pendiam dan lain sebagainya.
  • Penokohan dramatik adalah cara menggambarkan karakter atau watak tokoh secara tersirat melalui dialog atau gambaran kejadian dalam cerita, biasanya pembaca yang menyimpulkan sendiri sesuai dengan penafsiran masing-masing.

Alur

Unsur Intriksik dan Ekstrinsik Cerpen Lengkap Dengan Pengertiannya
Alur Cerpen

Alur adalah urutan jalan cerita yang digambarkan oleh penulis dalam cerpen. Dalam penulisan cerpen dikenal tiga jenis alur yaitu alur maju, alur mundur dan alur rapatan atau campuran.

  • Alur maju adalah alur yang menggambarkan cerita secara berurutan mulai dari perkenalan sampai penyelesaian.
  • Alur mundur adalah alur yang menggambarkan cerita secara berurutan mulai penyelesaian sampai perkenalan.
  • Alur rapatan atau campuran adalah alur yang disusun tidak berurutan entah dimulai dari penyelesaian, klimaks atau perkenalan.

Tahapan-tahapan alur dalam cerpen adalah sebagai berikut:

  1. Tahapan perkenalan: Memperkenalkan tokoh, latar (Tempat, waktu dan suasana)
  2. Tahapan konflik: Menceritakan tentang penyebab terjadinya konflik, konflik terdiri dari dua jenis yaitu konflik bathin dan konflik sosial. Konflik bathin adalah konflik yang terjadi dalam diri tokoh utama sendiri sementara konflik sosial adalah konflik yang terjadi antara tokoh utama dengan tokoh lainnya dalam cerita.
  3. Tahapan klimaks: Menceritakan puncak dari konflik.
  4. Tahapan antiklimaks: Menceritakan tentang penanganan konflik.
  5. Tahapan penyelesaian: Menentukan akhir dari cerita.

Latar

Latar adalah gambaran tempat, waktu dan suasana dalam cerita. Latar bisa digambarkan secara langsung oleh penulis dengan menyebutkan nama tempat, waktu dan suasana atau secara eksplisit melalui penggambaran secara deksriptif. 

Sudut Pandang

Unsur Intriksik dan Ekstrinsik Cerpen Lengkap Dengan Pengertiannya
Sudut Pandang Penulis

Sudut pandang adalah cara penulis menempatkan diri dalam cerita. Entah berperan sebagai orang pertama, orang kedua, orang ketiga atau berada di luar cerita yang ditulisnya.

  • Penulis sebagai tokoh utama maka penulisan tokoh utama (Protagonis) menggunakan kata aku atau saya.
  • Penulis sebagai orang kedua maka penulisan tokoh utama (protagonis) menggunakan kata menyebutkan nama tokoh.
  • Penulis sebagai orang ketiga maka penulisan tokoh utama (protagonis) menggunakan kata dia atau ia.
  • Penulis berada diluar cerita maka penulis menuliskan nama tokoh dan tidak memiliki kontak dengan tokoh dalam cerita. 

Gaya Bahasa

Unsur Intriksik dan Ekstrinsik Cerpen Lengkap Dengan Pengertiannya
Gaya Bahasa Penulis

Gaya bahasa adalah cara penulis menyampaikan cerita. Gaya bahasa terkait pemilihan diksi (kata), penggunaan kata kiasan (majas), dan pembentukan kalimat untuk membangun alur, membentuk penokohan dan menggambarkan latar cerita. Penggunaan gaya bahasa yang menarik akan membuat sebuah cerpen memiliki nilai tambah selain dari kemampuan mengelola alur cerita. Pemilihan jenis paragraf yang digunakan dalam menyampaikan cerita juga sangat penting.

Baca: Pengertian Paragraf, Jenis dan Contohnya.

Amanat

Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan oleh penulis. Baik disampaikan secara langsung melalui dialog tokoh, gambaran kejadian atau pesan yang dapat dipetik setelah membaca cerita secara keseluruhan.

Unsur Ekstrinsik

Unsur ekstrinsik adalah unsur yang membangun cerpen dari luar. Unsur ekstrinsik terbagi menjadi tiga yaitu latar belakang masyarakat, latar belakang penulis, dan nilai-nilai yang terkandung dalam cerpen. Pembahasan lengkap tentang ketiga unsur tersebut adalah sebagai berikut.

Latar Belakang Masyarakat

Unsur Intriksik dan Ekstrinsik Cerpen Lengkap Dengan Pengertiannya
Latar Belakang Masyarakat

Latar belakang adalah faktor lingkungan yang mempengaruhi penulis dalam membuat cerita. Faktor yang secara langsung berhubungan dengan cerita yang dibangunnya atau faktor lingkungan yang dimana penulis tinggal. Latar belakang tersebut antara lain sebagai berikut:

  • Kondisi ekonomi
  • Kondisi sosial
  • Ideologi negara
  • Agama
  • Kondisi politik
  • Sosial budaya
  • Latar belakang pendidikan

Latar Belakang Penulis

Unsur Intriksik dan Ekstrinsik Cerpen Lengkap Dengan Pengertiannya
Latar Belakang Penulis

Latar belakang penulis adalah faktor yang berasal dari dalam diri penulis. Latar belakang penulis adalah sebagai berikut:

  • Kondisi psikologis
  • Aliran sastra
  • Gaya menulis

Nilai Yang terkandung Dalam Cerpen

Unsur Intriksik dan Ekstrinsik Cerpen Lengkap Dengan PengertiannyaUnsur Intriksik dan Ekstrinsik Cerpen Lengkap Dengan Pengertiannya
Nilai Yang Terkandung Dalam Cerpen

Nilai yang terkandung dalam cerpen adalah nilai-nilai yang bisa ditemukan berdasarkan cara penulis menggambarkan cerita. Nilai-nilai yang bisa ditemukan antara lain sebagai berikut:

  • Nilai agama
  • Nilai budaya
  • Nilai sosial
  • Nilai moral

Demikian pembahasan singkat tentang pengertian unsur-unsur cerpen serta bagian-bagiannya. Semoga dapat dijadikan sebagai referensi dalam Belajar Bahasa Indonesia, khususnya pelajaran tentang cerpen. Mudah-mudahan pembahasannya bisa dipahami dengan mudah dan dijadikan dasar dalam membuat sebuah karya cerpen yang berkualitas.

Baca Juga