20 Jenis Burung Peliharaa Yang Bisa Anda Pelihara di Rumah
Memelihara burung juga dianggap dapat membawa keberuntungan. Hal ini tentu hanya sekadar mitos. Kendati demikian, tidak sedikit yang mengamininya. Selain itu, sebagian orang juga memelihara burung karena kepentingan ekonomi, mulai dari memenangkan kontes atau hingga hasil menjual burung dengan kicau dan bulu yang indah hingga bernilai jutaan.

Ada banyak alasan mengapa seseorang rela berkorban sedemikian besar demi seekor burung di teras atau halaman rumahnya.  Beberapa di antaranya yang cukup umum antara lain karena kicauan burung yang menyenangkan dan menenangkan. Bahkan Anda tentu tahu bukan, banyak perlombaan burung untuk kategori kicauan terbaik yang sering diselenggarakan?

Memelihara burung juga dianggap dapat membawa keberuntungan. Hal ini tentu hanya sekadar mitos. Kendati demikian, tidak sedikit yang mengamininya. Selain itu, sebagian orang juga memelihara burung karena kepentingan ekonomi, mulai dari memenangkan kontes hingga hasil menjual burung dengan kicau dan bulu yang indah hingga bernilai jutaan.

Nah, bagi Anda yang baru dan ingin memelihara unggas satu ini, berikut adalah beberapa jenis burung peliharaan untuk pemula yang bisa Anda pilih.

1. Burung Gelatik

Burung Gelatik
Burung Gelatik

Burung gelatik yang satu ini adalah khas Indonesia lebih tepatnya berasal dari Pulau Jawa, bentuknya yang kecil lincah dan corak warnanya yang mengkilau membuat orang berambisi untuk memilikinya, dengan cara apapun, sehingga sekarang ini habitatnya sudah mulai punah. Dulu ketika saya masih kecil burung ini banyak berterbangan berlompatan di ranting-ranting pohon yang ada di depan rumah namun sekarang ini sudah tidak pernah terlihat lagi penampakannya, burung ini pemakan biji-bijian dan serangga kecil.

2. Burung Kenari

Burung Kenari
Burung Kenari

Burung kenari dengan nama latin Serinus Canaria, burung ini bukan asli dari Indonesia, pertama kali ditemukan oleh seorang pelaut Perancis karena ketertarikan dengan merdu suaranya dan bulunya yang warna-warni maka kenari ini dibudidayakan. Menari yang ada di Indonesia merupakan hasil perkawinan dari kenari-kenari liar dan menghasilkan jenis scoth fancy, norwich, bolder fancy. Kenari ini sangat banyak peminatnya mulai dari kalangan remaja hingga orangtua memilih kenari mungkin karena perawatannya yang gak terlalu ribet alias gampang.

3. Burung Jalak Kebo

Burung Jalak Kebo
Burung Jalak Kebo

Jalak kebo juga kerap disebut jalak hitam lantaran warna tubuhnya yang hitam. Sementara itu, asal nama kebo (kebo=kerbau) adalah karena kebiasaannya yang berada di atas tubuh kerbau, terutama di bagian punggung dan kepala. Anda dapat menemukan burung ini di pematang sawah, rawa-rawa, dan sebagainya. Jalak kebo memang tidak bernilai setinggi jalak suren atau jalak nias. Meski demikian, burung yang satu ini memiliki keunikan tersendiri. Ada dua jenis jalak kebo, yakni jalak kebo mata putih dan jalak kebo mata kuning. Jalak kebo mata putih tidak pandai berkicau, tetapi lebih mudah untuk diajari bahasa manusia (walaupun tidak sehebat beo). Sementara itu, jalak kebo mata kuning memiliki suara yang indah dan suka menirukan kicauan burung lainnya.

4. Murai Batu

Murai Batu
Murai Batu

Burung ini cukup populer dan memiliki nilai cukup tinggi. Alasannya tentu saja karena kicauannya yang merdu. Suaranya kuat, lantang, dan mampu menirukan suara yang didengarnya dengan sangat baik. Hal ini yang membuatnya cukup banyak diminati oleh pencinta burung, terutama di kawasan Asia Tenggara dan Asia. Selain soal kicauan, murai batu juga memiliki tubuh yang indah. Perawakannya cenderung ideal dan atletis dengan ekor yang cukup panjang (beberapa jenis dapat mencapai 36 cm). Selain itu, murai batu jantan memiliki warna bulu yang cukup pekat di bagian kepalanya hitam dan berkilau. Sementara itu, murai batu betina memiliki warna yang lebih pucat di bagian kepala dan dadanya.

Baca juga : 15 Cara Memelihara Burung Murai Dengan Baik dan Benar

5. Burung Kacer

Burung Kacer
Burung Kacer

Jenis burung satu ini sudah tidak asing lagi bagi para pecinta burung. Burung yang sering diikutsertakan dalam perlombaan, karena memiliki mental kuat dan tangguh. Bila kalah dalam sebuah pertandingan, Burung Kacer sangat cepat mengembalikan mentalnya untuk kembali bersemangat. Burung ini bisa jadi pilihan untuk dipelihara di rumah, karena perawatannya mudah dan kicauannya sangat menghibur pemiliknya. Kicauan khas alam terbuka yang bisa menghilangkan stres dan memberikan energi baru bagi pemiliknya memulai aktivitas kembali.

6. Burung Lovebird

Burung Lovebird
Burung Lovebird

Siapa yang tidak kenal dengan lovebird? Burung ini sempat sangat populer di tahun 2015 lalu. Para pecinta burung dari yang pemula hingga yang sudah pakar berlomba-lomba memelihara burung satu ini. Burung yang memiliki tubuh mungil, bulu cantik berwarna-warni dan sedap dipandang. Lovebird juga memiliki perlombaanya tersendiri yang biasanya diadakan oleh komunitas pecinta lovebird. Meski sudah sangat populer, harga lovebird tergolong ramah di kantong. Belum lagi kemampuan uniknya yang bisa dilatih layaknya pemain sirkus. Jadi, wajar bila banyak orang tertarik memeliharanya di rumah.

7. Burung Pleci

Burung Pleci
Burung Pleci

Jenis burung terakhir yang bisa Anda pelihara di rumah ialah burung pleci. Dulunya, burung ini dipandang sebelah mata, karena kicuannya yang tidak semerdu burung-burung kicau lainnya. Namun, bila dilatih dengan kesabaran dan ketelatenan, burung satu ini memiliki suara khas yang indah dan unik. Perawatan Burung Pleci juga tergolong mudah dan bisa jadi pilihan para pemula. Itulah jenis-jenis burung yang paling banyak dipelihara oleh sebagian besar masyarakat Indonesa. Semoga informasi di atas bisa menjadi pertimbangan Anda untuk memilih burung yang tepat.

8. Burung Ciblek/Prenjak

Burung Ciblek/Prenjak
Burung Ciblek/Prenjak

Prenjak atatu ciblek dalam bahasa latin disebut Prinia Familiaris burungnya kecil gerakannya sangat lincah burung ini asli Indonesia burung ini lebih suka berada di pohon yang pendek-pendek seperti alang-alang semak belukar pagar pekarangan dan tempat pendek lainnya. Namun saat ini spesiesnya sudah jarang saya temui kadang ada itu juga gak berani kebawah melainkan di atas pohon bambu biasanya.

9. Burung Pipit

Burung Pipit
Burung Pipit

Siapa sih yang gak tau burung ini apalagi yang tinggalnya di pedesaan pasti sudah akrab banget, namanya burung pipit emprit sebutan khusus bagi masyarakat Jawa, burung pipit ini hidup dalam kelompok-kelompok biasanya berhenti di satu tempat untuk mencari makan. Makannya biji-bijian terutama padi, burung ini di cap sebagai wereng bagi petani padi karena ia datang ke sawah-sawah petani saat padi sudah mulai menguning, karena umumnya berkelompok jadi sekali hinggap di satu sawah dalam jangka 1 hari bisa jadi panen berkurang berkilo-kilo apalagi kalau berhari-hari bisa dipastikan gagal panen.

10. Burung Kolibri

Burung Kolibri
Burung Kolibri

Burung kolibri atau biasanya disebut dengan burung madu dijuluki burung madu karena memang makanannya madu yang terdapat di sari-sari bunga, sebagian besar hidup di Amerika selatan dan Amerika utara, warnanya pun indah burung kolibri mempunyai 1000 bulu yang berwarna-warni karena itulah saat kondisi terbang terlihat sangat indah. Kolibri ini juga terkenal dengan kecepatan terbangnya yang mana dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa dalam waktu 1 detik burung ini bisa mengepakkan sayapnya 12-80 kali, ada juga peneliti yang mengambil gambar dengan kamera yang canggih dengan sekali jepretan ia mendapatkan 500 gerakan yang berbeda dari burung tersebut.

11. Burung Tledekan

Burung Tledekan
Burung Tledekan

Burung tledekan penyebarannya cukup banyak di berbagai negara habitat burung ini adalah di tempat-tempat yang cenderung lembab, hutan lebat, dan hijau, sering berada di pinggiran aliran sungai dan berkembang biak di ketinggian 850-1.252 m. Makanan adalah serangga seperti capung, belalang, kupu-kupu, ulat dan juga buah-buahan kecil, burung ini bukan termasuk burung yang suka migrasi melainkan hanya berpindah habitan saat musim-musim tertentu. Burung ini juga sangat lincah akan tetapi ia lebih sering berdiam di pohon dengan waktu yang cukup lama.

12. Burung Gemak

Burung Gemak
Burung Gemak

Burung gemak mempunyai habitat seperti semak belukar, padang rumput dan banyak juga terdapat di lahan-lahan pertanian seperti pada tanaman tembakau, tebu dan sejenisnya. Burung gemak ini masih satu saudara dengan burung puyuh warna dan bentuknya pun juga mirip. Gemak ini mempunyai beberapa jenis salah satunya seperti gambar di atas, diperkirakan burung puyuh yang dibudidayakan oleh sebagian masyarakat itu adalah burung gemak yang telah dijinakkan dari kecil hingga besar hanya di kandang sehingga menjadikan tubuhnya lebih pendek dari pada yang hidup di alam liar.

13. Burung Branjangan

Burung Branjangan
Burung Branjangan

Burung brajangan ini termasuk salah satu burung kicauan, keunikan dari burung tersebut ialah bisa meniru suara burung lain selain itu mempunyai prilaku yang sangat lincah kelebihannya lagi burung ini bisa memanjat pohon dengan cepat di barengi dengan kicauan-kicauan yang merdu. Habitat burung ini menyukai tempat yang kering seperti stepa, rumput-rumput pendek, gunung pasir dan kawasan berbatu karang, karena itulah burung ini banyak kita temui khususnya di pulau Jawa ketika masa panen kedelai, kacang dan saat penebangan tebu.

14. Burung Decu

Burung Decu
Burung Decu

Burung decu ini senang hidup di daerah yang agak kering, bertengger di berbagai macam tempat keunikan dari burung ini adalah jika berkicau ekornya akan naik ke atas makanannya berbagai macam serangga kecil, sarang biasanya terdapat pada gundukan-gundukan tanah berumput. Bentuk telurnya lonjong dengan warna biru agak keputihan di sertai dengan bintik ungu dan cokelat hampir mirip dengan telur puyuh yang biasa kita jumpai di pasar-pasar, burung tersebut bertelur pada bulan april sampai desember.

15. Burung Wiwik

Burung Wiwik
Burung Wiwik

Burung wiwik ini mempunyai nama yang sangat banyak bagi masyarakat Indonesia, ada yang menyebut dara dasih, kedasi, manuk uncuing, emprit ganthil. Anak-anak betawi menyebutnya sebagai burung orang mati, konon dikisahkan setiap ada burung tersebut maka ada orang yang meninggal.

Jenis burung ini tidak hanya satu melainkan ada beberapa jenis, yang membedakan hanya warna bulu dan bentuk matanya ada yang mempunyai alis dan ada  yang tidak. Burung wiwik ini paling hobi pada tempat-tempat terbuka seperti perkampungan, pekarangan, tegal, dan taman-taman.

16. Burung Betet

Burung Betet
Burung Betet

Burung betet ini masih sejenis dengan burung love bird dan bayan bentuknya pun sangat mirip dengan paruh yang khas, perbedaannya hanya terdapat pada bentuk tubuhnya. Burung ini umumnya juga hidup saling berpasangan sebagaimana burung cinta diatas.

Burung ini terkenal juga sebagai burung yang manja oleh karena itu sangat cocok untuk Anda yang ingin memeliharanya apalagi  untuk anak-anak cocok banget karena gak gampang setres. Cocok juga untuk hiasan depan rumah sebagai penyambut tamu yang datang.

17. Burung Ekek

Burung Ekek
Burung Ekek

Burung ekek ini termasuk dalam keluarga gagak daerah penyebarannya meliputi Cina, Malaysia dan Indonesia tepatnya di Sumatera. Makan favoritnya adalah hewan-hewan reptil kecil seperti kadal, kata, jangkrik, bahkan ular pun dimakan.

Burung ini sangat indah dengan warna bulu dan bentuk tubuhnya yang unik sangat cocok jika dijadikan hiasan di depan rumah, namun sayangnya populasinya sudah mulai mengurang dan sangat jarang di temui.

18. Burung Cucakrowo

Burung Cucakrowo
Burung Cucakrowo

Burung cucakrowo sesuai dengan namanya ia biasa terlihat di rawa-rawa dan tepi sungai dan bersembunyi di balik dedaunan yang dekat dengan air, cucakrowo memakan berbagai macam jenis siput, buah-buahan kecil seperti buah beringin.

Penyebarannya tersebar di daerah Sumatera, Kalimantan dan juga Jawa. Di Jawa Barat burung ini di temukan hingga ketinggian 800 m. Namun saat ini populasinya dianggap sudah punah dengan bukti tidak pernah terlihat lagi di rawa-rawa hal itu di karenakan perburuan liar.

19. Burung Tengkek

Burung Tengkek
Burung Tengkek

Burung tengkek mungkin sebagian orang baru mengetahuinya burung ini ukurannya cukup besar hampir sama dengan burung jalak corak warnanya pun terlalu mengkilau untuk di pandang, hidupnya berada di pinggir-pinggir sungai karena biasa memakan ikan-ikan kecil.

Burung ini cukup aneh dan sangat berbeda dengan burung jenis lain yaitu terletak pada sarangnya, pada umumnya sarang burung kan di atas pohon atau di goa-goa namun burung ini bersarang di dalam tanah kedalamnnya hingga mencapai 1 meter.

20. Burung Bayan

Burung Bayan
Burung Bayan

Burung bayan Elektus Rotatus membedakan kelaminnya sangatlah mudah pada burung jantan terdapat warna hijau sedangkan warna merah terdapat pada burung betina. Burung ini sangatlah unik dari segi warna, tingkah laku dan bentuknya.

Sehingga banyak orang-orang memeliharanya, kenapa? karena burung ini termasuk burung dengan harga lumayan mahal. Burung ini juga terkenal sebagai burung yang sangat manja pada pemiliknya sehingga sangat mudah dijinakkan dan cocok untuk hiasan di depan pintu rumah.

Baca Juga