27 Kuliner Khas Ramadhan Dari Berbagai Daerah di Indonesia
Sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia selalu punya tradisi unik saat menjalani bulan puasa. Selain tradisi budaya, kuliner khas ramadhan juga kerap ditemukan di berbagai pelosok nusantara.

Sebagai bulan yang suci dan penuh rahmat, ramadhan memang selalu spesial bagi sebagian besar orang. Makanya setiap orang yang menjalankan ibadah puasa pun selalu ingin menikmati makanan spesial. Tak heran jika di beberapa daerah, hidangan spesialnya hanya ada di bulan puasa. Apa saja kuliner khas Ramadhan yang ada di Indonesia? Berikut ulasannya.

1. Es Teh

Es Teh
Es Teh

Es teh memang begitu populer di Indonesia. Sampai- sampai ada produk yang membuat slogan apapun makanannya minumnya teh. Seperti halnya saat bulan puasa, es teh menjadi minuman yang paling sering dijumpai di meja hidangan. Selain karena murah dan mudah dibuat, segarnya teh manis memang bisa menghilangkan dahaga dan mengembalikan energi setelah menahan haus seharian.

2. Es Buah

Es Buah
Es Buah

Es buah juga termasuk hidangan ramadhan yang populer di Indonesia. Bahannya mudah didapat dan cara membuatnya pun gampang. Es buah disukai semua kalangan karena rasanya segar, manis, dan mudah dicerna tubuh. Bahkan menimbulkan efek kenyang sementara. Jadi, cocok sekali jadi menu berbuka puasa.

3. Es Timun Selasih

Es Timun Selasih
Es Timun Selasih

Tidak jauh berbeda dengan es buah, hanya saja es timun selasih ini dibuat khusus dari buah melon atau timun suri dan ditambahkan biji selasih. Salah satu ciri dari es ini adalah warnanya yang hijau berpadu dengan bintik hitam.

4. Es Blewah

 Es Blewah
Es Blewah

Jika es buah biasanya menggunakan sirup sebagai penambah rasa airnya, maka es blewah ini terbuat dari santan. Bahan utamanya hanya menggunakan satu macam buah yakni blewah. Blewah yang digunakan pun harus yang sudah matang sempurna atau sudah lembek. 

5. Es Teler

 Es Teler
Es Teler

Es teler juga jadi idola menu berbuka puasa. Ciri khas dari es ini adalah isiannya yang beraneka ragam. Bahkan kadang ditambahkan kacang tanah goreng dan menggunakan air gula merah.

6. Es Pisang Ijo

Es Pisang Ijo
Es Pisang Ijo

Menu yang satu ini sebenarnya asli dari Makassar. Namun kini makin mudah ditemukan di beberapa kota lainnya. Isiannya berupa pisang rebus yang dibalut dengan kulit dadar rasa pandan kemudian digulung. Pisang kulit kemudian disiram bubur sumsum dan ditambahkan sirup merah DHT. Sirup DHT ini asli dari Makassar, berupa sirup merah rasa pisang ambon. Bahkan untuk menjamin keasliannya, sirup DHT hanya dijual di Makassar.

Baca juga : 40 Kuliner Khas Kota Makassar

7. Es Kelapa Muda

Es Kelapa Muda
Es Kelapa Muda

Minum es kelapa muda memang menyegarkan dan bisa mengembalikan energi tubuh. Air kelapa sendiri diketahui mengandung sejumlah mineral dan elektrolit yang mampu mengembalikan cairan tubuh yang hilang saat beraktivitas.

8. Es Cendol

Es Cendol
Es Cendol

Bahan cendol juga jadi favorit menu berbuka. Bahannya dari tepung beras yang diberi perasa daun pandan kemudian dibentuk kecil memanjang. Cendol lalu disiram air gula merah dan santan. Makin segar ditambahkan es serut.

9. Es Cincau

Es Cincau
Es Cincau

Cincau adalah sejenis tanaman yang sering dimanfaatkan daunnya untuk jadi bahan minuman. Produk jadinya menyerupai agar- agar. Cincau kemudian diracik jadi minuman menggunakan tambahan air santan. Rutin mengkonsumsi es cincau bisa mencegah kankaer dan mengontrol gula darah.

10. Es Kolang- Kaling

Es Kolang- Kaling
Es Kolang- Kaling

Kolang – kaling atau buah atap adalah buah dari pohon enau. Jika air sadapan enau sering dijadikan minuman tuak dan diolah jadi gula merah, maka buahnya berupa kolang- kaling juga nikmat dijadikan minuman. Umumnya kolang- kaling digunakan sebagai bahan campuran pembuatan es buah. Ada juga yang mengolahnya jadi manisan.

11. Bangka Kopyor (Bongko)

Bangka Kopyor
Bangka Kopyor

Bangka kopyor ini adalah minuman khas dari Gresik. Jadi sajian yang paling dicari saat bulan ramadhan. Bahannya menggunakan tepung terigu, pisang, nangka, roti, dan air santan.

12. Gorengan 

Gorengan
Gorengan

Gorengan ini juga jadi jajanan favorit untuk berbuka puasa. Bisa berupa tahu goreng isi, ub goreng, pisang goreng, sukun, ataupun tempe goreng. Rasanya yang gurih dan renyah membuat siapapun suka dengan cemilan ini.

13. Kurma

 Kurma
Kurma

Tradisi berbuka dengan kurma sebenarnya kebiasaan orang Timur Tengah. Namun karena merupakan sunnah Nabi Muhammad SAW, kebiasaan ini pun merambah ke tanah air. 

14. Pastel (Jalangkote/ Panada)

Jalangkote
Jalangkote

Pastel umumnya berisi kulit dari bahan tepung yang diisi dengan sayuran, bihun, ubi, telur, dan daging. Di Makassar, pastel disebut Jalangkote dan yang menjadi ciri khasnya adalah isian ubi jalar atau singkong. Jalangkote kulitnya krispi dan biasanya dinikmati dengan sambel cair. Adapun panada yang notabene bentuknya sama seperti pastel memiliki kulit lebih lembut seperti roti. 

15. Cara Isi

 Cara Isi
Cara Isi

Seperti kue lumpur hanya saja menggunakan taburan daging ayam. Cara isi adalah kue khas Manado dan Gorontalo yang paling dicari saat bulan puasa.

16. Le Bu Kanji (Bubur)

 Le Bu Kanji
Le Bu Kanji

Le bu kanji adalah kuliner khas dari Aceh. Sering dihidangkan saat bulan ramadhan. Isinya berupa bubur nasi dengan tambahan udang, suiran daging ayam, bawang merah, bawang putih, jahe, cengkeh, jintan, kayu manis, santan, daun salam koja (teumurui), daun pandan, dan lada.

17. Kolak 

Kolak
Kolak

Menikmati semangkuk kolak pisang sebagai menu berbuka cukup memberi energi tersendiri bagi tubuh. Terlebih kuah yang digunakan adalah gula merah santan yang notabene mengandung gula. Di Indonesia, kolak biasanya dibuat dari pisang, buah sukun, labu kuning, atau ubi jalar.

18. Kerupuk Mie Oncom (Ojay)

Mie Oncom
Mie Oncom

Kuliner khas Sunda yang satu ini juga jadi buruan saat bulan puasa. Mie oncom berupa mie kuning yang dibumbui dengan rempah seperti cabai, bawang putih, kencur, serai, dan daun salam. Ditambahkan pula oncom, tempe, dan kerupuk jala.

19. Kicak

Kicak
Kicak

Kuliner dari Yogyakarta berupa tepung beras yang sudah dikukus dan ditambahkan pewarna kemudian ditaburi kelapa parut. Kicak biasanya dihidangkan di atas daun pisang.

20. Gulai Kakuwah

Gulai Kakuwah
Gulai Kakuwah

Gulai kakuwah adalah olahan ikan khas Bengkulu. Ikan yang digunakan biasanya ikan tenggiri, ikan gemolo, atau ikan kurau . makanan ini kerap dihidangkan sebagai menu sahur.

21. Mie Glosor

Mie Glosor
Mie Glosor

Mie berbahan dasar tepung sagu dan aci ini sering dijumpai di Bogor. Biasanya disajikan dengan kuah ataupun berupa mie goreng dengan siraman sambel kacang.

22. Pakat

 Pakat
Pakat

Kuliner khas dari Tapanuli Selatan ini berupa pucuk rotan yang biasanya dibakar lalu dibumbui. Meski rasanya sedikit pahit namun warga setempat banyak mencari makanan ini terutama saat ramadhan.

23. Gulai Siput

Gulai Siput
Gulai Siput

Di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, gulai siput menjadi hidangan favorit warga di sana saat bulan puasa. Biasanya disajikan sebagai menu makan malam ataupun sahur.

24. Ketan Bintul

 Ketan Bintul
Ketan Bintul

Ketan bintul ini adalah kuliner khas ramadhan dari Serang Banten. Berupa ketan putih yang ditaburi serundeng dan ditambahkan potongan daging dan gulai.

25. Sate Susu

 Sate Susu
Sate Susu

Kalau kuliner yang satu ini asalnya dari Bali. Bahannya sendiri menggunakan daging bagian susu sapi kemudian dipotong kecil dan dibakar. Untuk menambah kenikmatannya, biasanya dihidangkan dengan sambel plecing.

26. Bubur Gunting

Bubur Gunting
Bubur Gunting

Bubur gunting adalah makanan khas dari Banjarmasin. Bubur ini isinya berupa kacang ijo yang sudah dikuliti dan dicampur cakwe. Uniknya bubur ini kuahnya kental manis.

27. Martabak HAR

Martabak adalah salah satu cemilan khas dari daerah Sumatera. Makanan ini sebenarnya aslinya dari India yang kemudian dibawa perantau yang bermukim di Palembang. Bedanya dengan martabak ala Indonesia terletak dari sausnya karenya.

Martabak HAR
Martabak HAR

Diantara kuliner khas ramadhan di atas, yang manakah favorit Anda? Meskipun semua makanan terlihat enak dan menyehatkan, namun ada baiknya tetap mengatur pola makan saat berbuka puasa. Jangan sampai, yang enak mendatangkan penyakit. Konsumsi secukupnya dan tetap lakukan aktivitas seperti biasanya.

Loading...

Baca Juga