22 Kuliner Khas Toraja Yang Wajib Anda Cicipi Saat Datang Ke Sini
Menikmati secangkir kopi sambil memandangi pegunungan tinggi nan hijau adalah aktivitas yang sering dijumpai di daerah ini. Udara yang sejuk seakan pas dengan hidangan khas Toraja yang banyak menggunakan daging dan masakan berkuah.

Tana Toraja terletak di Propinsi Sulawesi Selatan. Daerah ini menjadi destinasi wisata yang selalu ramai pengunjung. Selain pemandangan alamnya yang eksotis, Toraja juga memiliki budaya khas dan unik. Rumah Tongkonan, upacara adat rambu sulo, pekuburan batu hingga kuliner khas selalu menarik minat setiap wisatawan. Salah satu yang terkenal adalah kopi arabika-nya. Selain itu, beberapa makanan dari olahan daging juga mudah ditemukan di sini.

1. Deppa Tori

Deppa Tori
Deppa Tori

Dalam bahasa Toraja, deppa berarti kue. Kue tori adalah jenis cemilan khas Toraja yang terbuat dari tepung beras, santan, gula merah, dan wijen. Dibentuk bulat panjang dan digoreng. Mirip seperti kue cucur dalam versi bugis. Kue tori juga menjadi oleh- oleh khas Tana Toraja yang sering dicari wisatawan. Deppa tori memiliki daya tahan lama sehingga cocok dibawa keluar kota.

2. Kopi Toraja

Kopi Toraja
Kopi Toraja

Terletak di pegunungan tinggi membuat tanah di Toraja begitu subur dan sangat cocok untuk lahan perkebuhan. Salah satu hasil kebun yang sudah fenomenal dari daerah ini adalah kopi. Kopi yang tumbuh di Toraja sebagian besar dari jenis arabika, jenis kopi ini paling banyak diminati. Kopi Toraja pun sudah jadi langganan ekspor hingga ke Benua Eropa.

Baca juga: 20 Kuliner Khas Papua Yang Kelezatannya Bikin Penasaran

3. Pantollo Lendong

Pantollo Lendong
Pantollo Lendong

Lendong dalam bahasa Toraja artinya belut. Pantollo lendong adalah makanan berbahan belut yang dimasak menyerupai rawon. Pantollo lendong kerap disajikan pada upacara adat atau perkawinan orang Toraja. 

4. Pantollo Duku

Pantollo Duku
Pantollo Duku

Menu yang satu ini adalah makanan non halal yang terbuat dari daging babi. Olahannya sendiri sama seperti pantollo lendong, daging babi dimasak dengan kuah rawon.

5. Pantollo Bale 

Pantollo Bale
Pantollo Bale

Bale artinya ikan. Menu ini juga berupa masakan berkuah yang berbahan dasar ikan. Ikan yang biasanya diolah adalah ikan mas. Bisa juga menggunakan ikan lele. Jika dua olahan pantollo lainnya dimasak dengan kuah, pantollo bale ini hanya digoreng dengan tambahan bumbu.

6. Pantollo Duku Manuk

Pantollo Duku Manuk
Pantollo Duku Manuk

Manuk artinya ayam, jadi menu yang satu ini menggunakan bahan dari daging ayam yang dimasak dengan rempah- rempah. Pantollo ayam biasanya ditambahkan cabe untuk menambah citarasa pedasnya.

7. Pantollo Pamarrasan

 Pantollo Pamarrasan
Pantollo Pamarrasan

Nah, kalau menu yang satu ini bahannya dicampur. Dari daging babi, ayam, ikan, daging kerbau, dan belut. Saat dimasak ditambahkan sambel cabe katokkon, sejenis paprika khas Toraja yang terkenal luar biasa pedasnya.

8. Tu’tuk Utan Khas Toraja

Tu’tuk Utan Khas Toraja
Tu’tuk Utan Khas Toraja

Seperti namanya, sayuran ini diolah dengan cara ditumbuk. Bahannya dari daun singkong yang direbus dan dicampurkan dengan daging babi serta rempah- rempah seperti bawang dan kluwak. Sayur singkong khas Toraja ini disajikan dalam keadaankering, tidak menggunakan kuah seperti sayur daun singkong pada umumnya.

9. Pa’ Piong Bale

Pengolahan Pa'piong
Pengolahan Pa'piong

Pa’ piong adalah makanan yang dimasak dengan bambu. Pa’piong bale terbuat dari ikan, daun miana, batang pohon pisang yang masih muda, dan bumbu. Semua bahan yang sudah dicampur kemudian dibungkus daun pisang lalu dimasukkan dalam bambu berukuran besar. Setelah itu bambu akan dibakar hingga batangnya jadi setengah arang.

10. Pa’piong Babi

Pa’piong Babi
Pa’piong Babi

Pengolahannya sama dengan pa’piong ikan hanya bahannya dari daging babi. 

11. Pa’piong Manuk

Pa’piong Manuk
Pa’piong Manuk

Kalau ini bahannya dari daging ayam. Jaman dulu makanan ini hanya disajikan saat ada upacara adat atau perkawinan. Saat ini olahan pa’piong pun bisa ditemukan di rumah- rumah makan yang tersebar di Tanah Toraja.

12. Pa’piong Ubu Nasi

Pa’piong Ubu Nasi
Pa’piong Ubu Nasi

Hampir serupa dengan lemmang. Beras ketan yang dicampur santan dan dibungkus daun pisang lalu dibakar dalam bambu.

13. Sambal Ladang Katokkan

Ladang Katokkan
Ladang Katokkan
Ladang Katokkan Kemasan Praktis
Ladang Katokkan Kemasan Praktis

Sambel khas Toraja yang terkenal sangat pedas. Dibuat dari paprika toraja yang bentuknya mirip seperti tomat, tapi tingkat kepedasan paprika ini setara dengan segenggam cabe rawit. Bagi pecinta pedas yang mau uji nyali wajib banget mencoba sambel lada katokkan.

14. Kapurung

Kapurung
Kapurung

Sebenarnya makanan ini aslinya dari Palopo, Kabupaten Luwu yang merupakan tetangga dari Kabupaten Tana Toraja. Terbuat dari sagu yang sudah diolah jadi lem dan dimasak dengan sayuran dan ikan. Jika Anda pernah mencicipi papeda, hampir mirip dengan kapurung ini, hanya campurannya lebih beragam. Kapurung ditambahkan ikan kering, juga kerap disajikan dengan sambel belimbing yang sudah diulek dengan kacang goreng sangrai.

15. Pangrarang

Pangrarang
Pangrarang

Sate khas Toraja yang diolah sederhana. Daging yang akan dibakar biasanya hanya dilumuri garam, setelah matang akan ditambahkan perasan jeruk nipis.

16. Pokon

Pokon
Pokon

Makanan ini wajib ada di setiap acara hajatan di Toraja. Mirip seperti lepet, bahannya terbuat dari beras ketan yang dicampur kelapa parut, dibungkus daun pisang, diikat, lalu dikukus. 

17. Krikik

Pesta panen di Toraja
Pesta panen di Toraja

Bahannya sama seperti pokon, yang membedakan hanya bungkus dan tradisi yang menyertai makanan ini. Jika pokon kerap disajikan dalam upcara adat, makan krikik yang bungkusnya terbuat dari daun aren ini menjadi hidangan wajib saat acara syukuran setelah panen.

18. Jipang

Jipang
Jipang

Jipang khas Toraja lebih renyah dan tidak keras karena terbuat dari beras ketan yang dimasak dengan gula merah. 

19. Suso

Suso
Suso

Keong sawah yang dimasak dengan kuah santan bersama sereh, daun salam, bawang putih, dan irisan cabe. 

20. Jus Tamarella

Jus Tamarella
Jus Tamarella

Tamarella atau terong Belanda juga bisa ditemukan di Toraja. Tamarella kerap dijadikan jus dan jadi teman bersantap makanan- makanan khas Toraja.

21. Tuak atau Ballo’

Tuak atau Ballo’
Tuak atau Ballo’

Jika tuak manis kerap disajikan langsung dari sadapan air pohon enau, maka ballo ini biasanya sudah difermentasi sehingga rasanya sedikit asam dan berpotensi memabukkan. Minuman yang dipercaya memiliki banyak khasiat ini pun jadi minuman favorit warga setempat dan kerap dicari wisatawan.

22. Dangkot Kotte Bebek

Dangkot Kotte Bebek
Dangkot Kotte Bebek

Olahan daging bebek yang dimasak dengan bumbu khas Toraja ini juga dipercaya memiliki banyak khasiat untuk kesehatan tubuh.

Baca Juga