22 Kuliner Khas Palu Yang Wajib Anda Cicipi Saat Berkunjung Ke Sini
Kota Palu memang belum sepopuler kota lainnya di Indonesia. Meskipun demikian, Palu memiliki wisata alam dan kuliner yang patut Anda coba saat bertandang ke tempat ini.

Palu adalah ibukota Sulawesi Tengah. Kota ini lumayan kecil dan wilayahnya sebagian dikelilingi pegunungan. Untuk akses lewat darat, Anda bisa menuju ke Palu lewat Sulawesi Barat atau Kota Poso. Palu tak hanya menyimpan potensi wisata alam yang memukau. Kuliner khas di kota ini juga terbilang unik karena ada pengaruh khas Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan. Saat berkunjung ke kota ini, jangan lupa mencicipi kaledo dan makanan khas lain yang tak kalah enaknya.

1. Kaledo

Kaledo
Kaledo

Belum ke Sulawesi Tengah namanya kalau belum mencicipi kaledo. Olahan daging dan tulang sapi yang dimasak dengan rempah- rempah pilihan ini kerap diburu wisatawan saat menyambangi Kota Palu. Tampilannya mirip sup tulang sumsum, tapi kaledo ini memiliki citarasa khas tersendiri. Paling mantap menikmati kaledo dengan sepiring singkong rebus dan sambel duo sale.

Baca juga: 42 Sajian Tradisional Khas Banyuwangi Yang Terkenal Enak

2. Duo Sale

Duo Sale
Duo Sale

Ini dia sambel khas Kota Palu yang juga wajib Anda coba. Dibuat dari cabai, bawang, tomat, dan ikan teri duo yang digoreng. Orang Palu kerap menyantap sambel ini dengan hidangan nasi jagung dan ikan bakar.

3. Wempoy

Wempoy
Wempoy

Sayur asem khas Palu yang menggunakan tambahan irisan jantung pisang dan labu kuning. Kadang ada yang membuatnya dengan kuah bening atau bisa juga dibuat dengan kuah santan.

4. Uta Kelo

Uta Kelo
Uta Kelo

Dalam bahasa Palu, uta kelo artinya Sayur Daun Kelor. Di daerah ini, daun kelor dimasak dengan menggunakan santan. Kadang juga ditambahkan campuran lain seperti labu.

5. Nasi Jagung

Nasi Jagung
Nasi Jagung

Makanan yang satu ini proses pembuatannya lumayan panjang, tapi rasanya dijamin nendang. Jagung yang sudah tua dan mengeras terlebih dahulu dikeringkan lalu ditumbuk kemudian dimasak bersama beras. Nasi jagung yang sudah matang biasanya dihidangkan dengan ikan bakar dan sayur kelor.

6. Bawang Goreng

Bawang Goreng
Bawang Goreng

Banyak tempat yang menjajakan bawang goreng. Tapi bawang goreng khas Palu ini benar- benar terasa berbeda. Gurih, garing, dan banyak pilihan rasanya. Bawang goreng ini pun kerap dijadikan oleh- oleh para wisatawan yang datang. Bahkan bawang goreng kemasannya pun sudah dijajakan via online. Jadi, yang mau mencicipi bawang goreng khas Palu, bisa memesannya dari luar kota.

7. Onyop

Onyop
Onyop

Ikan masak kuah kuning yang tambahkan asam jawa. Onyop ini seringkali jadi teman bersantap sagu atau kapurung.

8. Lalampa

Lalampa
Lalampa

Lalampa sebenarnya makanan khas Sulawesi Utara, tapi makanan ini pun begitu populer di Palu. Bentuknya seperti lemper, hanya saja isiannya agak berbeda.

9. Labia Dange

Labia Dange
Labia Dange

Makanan yang terbuat dari sagu yang dibuat menyerupai dadar dan diberi isian ikan ataupun gula merah. Cocok untuk sarapan dan paling pas dihidangkan dalam keadaan hangat. 

10. Kerak Sagu

Kerak Sagu
Kerak Sagu

Olahan sagu lainnya yang mirip seperti kerak telor khas Betawi. Isian kerak sagu biasanya terbuat dari ikan cincang dan dicampur dengan sambel duo sale.

11. Tabaro Dange

Tabaro Dange
Tabaro Dange

Tabaro sendiri berarti sagu. Jika labia dange dibuat dengan isian, tabaro dange ini dibuat tipis, kering, dan tanpa isian. Makanan ini biasanya jadi cemilan sambil minum teh atau kopi di sore hari.

12. Kapurung

Kapurung
Kapurung

Kapurung sebenarnya makanan khas Palopo. Namun karena daerah Palopo secara geografis berbatasan langsung dengan Sulawesi Tengah, kapurung pun begitu terkenal sampai ke Palu.

13. Milu Siram

 Milu Siram
Milu Siram

Olahan jagung yang dimasak dengan kuah dan ikan serta sayuran. Kadang pula ditambahkan udang. Makanan ini biasanya dihidangkan sebagai menu sarapan.

14. Tinutuan

Tinutuan
Tinutuan

Jika milu siram jagungnya dibiarkan utuh, maka tinutuan jagungnya dihancurkan sebelum dimasak. Kadang pula ditambahkan beras putih. Tinutuan paling mantap disantap dengan ikan kering.

15. Uta Dada

Uta Dada
Uta Dada

Terbuat dari dada ayam yang dipotong kecil lalu dibakar. Ayam yang sudah dibakar kemudian dimasak lagi ke dalam santan yang sudah dicampurkan dengan bumbu pilihan. Terakhir, kuah uta dada akan diberi potongan tomat dan serai untuk menambah aroma dan citarasanya.

16. Burasa

Burasa
Burasa

Burasa atau beras ada rasa adalah olahan beras yang dimasak dengan campuran santan dan dibungkus daun pisang. Di Palu, burasa kerap disantap dengan sambel duo sale.

17. Kue Baroncong

 Kue Baroncong
Kue Baroncong

Mirip seperti kue bandros khas Sunda. Terbuat dari adonan terigu dan kelapa parut yang dipanggang dalam cetakan.

18. Kue Paranggi

Kue Paranggi
Kue Paranggi

Campuran tepung beras, gula merah, minyak, dan soda kue yang dikukus dalam cetakan menyerupai mangkok. 

19. Pondi Pondi

Pondi Pondi
Pondi Pondi

Jajanan jadul Palu yang mulai langka. Bahannya dari kelapa parut muda yang dicampur dengan beras dan gula merah kemudian dimasukkan dalam cetakan.

20. Kue Tettu

Kue Tettu
Kue Tettu

Kue khas lebaran yang mudah dijumpai di Palu. Terbuat dari kelapa parut, tepung beras, dan gula merah yang dikukus dalam bungkusan daun pisang.

21. Putu

Putu
Putu

Kue putu ini biasanya jadi menu sarapan, namun ada pula yang menjajakannya di malam hari. Kue yang terbuat dari tepung beras yang dibentuk dan diisi gula merah dan taburan kelapa parut ini memiliki keunikan tersendiri saat ingin membelinya. Salah satu ciri khas penjualnya adalah mengeluarkan bunyi seperti orang menangis. Itulah mengapa namanya pun seringkali disebut putu menangis.

22. Ayam Bambu

Ayam Bambu
Ayam Bambu

Olahan ayam yang dibakar dalam bilah bambu mungkin sering Anda jumpai di tempat lain. Nah, di Palu, makanan ini pun jadi favorit warga Palu dan kerap dijadikan teman bersantap nasi jagung. Bumbu yang digunakan biasanya mirip seperti opor, lalu dimasukkan dalam bilah bambu yang sudah dilapisi daun pisang. Bambu yang sudah berisi kemudian dibakar sampai batangnya menghitam.

Baca Juga