42 Sajian Tradisional Khas Banyuwangi Yang Terkenal Enak
Hendak ke Bali melintasi Banyuwangi? Mampirlah ke sini mencicipi rujak soto atau sekedar ngopi. Jika lapar masih melanda, bolehlah mencoba nasi sego tempong atau pecel rawon.

Banyuwangi merupakan salah satu daerah yang terletak di bagian paling ujung Pulau Jawa. Lokasinya begitu strategis karena kerap menjadi tempat transit wisatawan yang akan menyeberang ke Pulau Bali. Saat menyambangi Kota Banyuwangi jangan lupa mencicipi kuliner khasnya. Olahan sego di sini terkenal enak.

1. Nasi Sego Tempong

Nasi Sego Tempong
Nasi Sego Tempong

Makanan yang satu ini sudah jadi ikon Kota Banyuwangi. Sego tempong adalah aneka sayuran yang disajikan dengan campuran irisan timun, kacang panjang, terong, daun ketela, serta sambel sego yang terkenal akan pedasnya. Sego biasanya dihidangkan dengan pilihan lauk seperti tempe tahu goreng dan ikan asin.

Baca juga: 40 Makanan dan Minuman Khas Aceh Yang Bikin Ngiler

2. Sego Cawuk

Sego Cawuk
Sego Cawuk

Nasi dengan campuran kelapa muda parut yang disiram kuah yang sudah ditambahkan bumbu seperti cabe merah, bawang merah, bawang putih, dan asam. Sego cawuk biasanya dihidangkan dengan tambahan irisan timun, daging, telur rebus, dan jagung muda bakar.

3. Sego Bodrek

Sego Bodrek
Sego Bodrek

Namanya mengingatkan dengan brand obat sakit kepala. Citarasanya juga dijamin bisa menghilangkan sakit kepala. Bagaimana tidak, dengan seporsi sego bodrek Anda sudah bisa menikmati sajian tempe kering berpadu bihun, potongan ayam, dan sambel yang maknyus top markotop kalau kata Pak Bondan Winarno. Makanan ini cuma dibenderol Rp. 5.000.

4. Rujak Soto

Rujak Soto
Rujak Soto

Kuliner khas Banyuwangi hasil perpaduan antara rujak dan soto. Bahan yang digunakan antara lain lontong, timun, sayuran yang sudah direbus, tahu tempe dan irisan daging. Semua bahan yang sudah dicampur biasanya akan disiram dengan kuah berbumbu yang terbuat dari kacang tanah, pisang batu muda, gula merah, cabe rawit, petis, dan garam.

5. Ayam Pedes

Ayam Pedes
Ayam Pedes

Olahan ayam berkuah santan yang ditambahkan cabe utuh saat dimasak.

6. Pecel Pitik

Pecel Pitik
Pecel Pitik

Kuliner khas suku using yang hanya disajikan di waktu tertentu. Pecel pitik merupakan olahan daging ayam kampung yang dimasak dengan parutan kelapa parut muda. Makanan ini kerap dihidangkan dengan nasi putih hangat dan disajikan di atas daun pisang.

7. Pecel Rawon

Pecel Rawon
Pecel Rawon

Jika rawon biasanya disajikan dengan daging dan kuah saja, maka di Banyuwangi Anda bisa menikmati olahan rawon dengan isian yang lebih beragam. Hidangan pecel rawon biasanya berisi kuah dan daging rawon, sayuran rebus seperti kacang panjang, bayam, dan tauge. Terakhir, pecel rawon akan disiram dengan sambel kacang.

8. Sop Kesrut

Sop Kesrut
Sop Kesrut

Makanan kuno asli suku osing. Sop kesrut terbuat olahan belungan ayam yang dimasak dengan kuah bening. Biasanya sop menjadi makanan pendamping nasi dan ayam goreng.

9. Lontong Campur

Lontong Campur
Lontong Campur

Makanan ini hanya bisa Anda temukan di Kecamatan Glenmore, daerah selatan Gunung Raung. Seporsi lontong campur berisi lontong, bumbu kacang, cabe, dan petis yang berpadu potongan lemak daging dan mie bakso.

10. Kupat Lodoh

Kupat Lodoh
Kupat Lodoh

Makanan yang sering dijumpai saat lebaran di Banyuwangi ini berisi potongan ayam yang dimasak dengan bumbu kental dan dihidangkan dengan ketupat.

11. Sayur dan Sambel Lucu

Sambel Lucu
Sambel Lucu

Kuliner asli suku using yang dibuat dari tanaman lucu. Tanaman ini mirip seperti laos. Sayur lucu diolah dari daging ayam bulungan dan dimasak dengan kuah dan bumbu sederhana. Sayur lucu kerap disajikan dengan sambel lucu, sambel yang dibuat dari batang tanaman lucu yang dicampur dengan kacang panjang dan cabe. 

12. Botok Tawon

Botok Tawon
Botok Tawon

Jika sarang tawon biasanya hanya dimanfaatkan hasilnya berupa madu, di Banyuwangi ada warga yang mengolah sarang tawon menjadi kuliner lezat. Sarang tawon dipincuk dengan daun pisang dengan campuran bumbu berupa cabe, bawang, gula merah, dan tomat. Makanan yang hanya bisa ditemukan di Kecamatan Giri ini pun hanya dihargai Rp. 10.000 perbungkus.

13. Botok Sembukan

Botok Sembukan
Botok Sembukan

Olahan tempe, pete, telur, dan kelapa parut yang dibungkus dengan daun pisang dan dikukus.

14. Nasi Kalak

Nasi Kalak
Nasi Kalak

Hidangan nasi putih yang disajikan dengan dengan mie kuning, tumis buncis, tumis wortel, tahu, serundeng, dan daging cincang.

15. Jangan Pakis 

Jangan Pakis
Jangan Pakis

Olahan sayur pakis yang ditumis dengan berbagai macam bumbu seperti irisan cabe merah, merica, gula, garam, saus tiram, tomat, daging empela, dan bawang.

16. Jangan Kelor

Jangan Kelor
Jangan Kelor

Daun kelor dimasak sederhana dengan kuah bening dan tambahan jagung manis.

17. Jangan Uyah Asam Pitik

Jangan Uyah Asam Pitik
Jangan Uyah Asam Pitik

Berbahan dasar ayam kampung dan pepaya muda, makanan ini dimasak dengan kuah bening bumbu sederhana dan dicampurkan potongan- potongan belimbing wuluh.

18. Pindang Koyong

Pindang Koyong
Pindang Koyong

Olahan ikan tenggiri atau ikan tongkol yang dimasak sederhana dengan kuah kuning segar dan tambahan belimbing wuluh.

19. Kue Bolu Kuwuk atu Kelemben

Kue Bolu Kuwuk
Kue Bolu Kuwuk

Jajanan ramadhan khas Banyuwangi yang bentuknya bulat bertekstur lembut, terbuat dari tepung terigu dan telur ayam.

20. Manisan Banyuwangi

Manisan Banyuwangi
Manisan Banyuwangi

Banyuwangi menjadi salah satu sentra pembuat manisan di Jawa Timur. Manisan di sini tak hanya di jual di Banyuwangi tapi tersebar hingga ke Malang dan Surabaya. Salah satu jenis manisan yang kerap dicari pengunjung adalah manisan pala berbalut gula.

21. Ladrang Sabrang

Ladrang Sabrang
Ladrang Sabrang

Keripik ubi jalar yang dibentuk stik kecil- kecil.

22. Dodol Salak

Dodol Salak
Dodol Salak

Dodol dari buah salak dengan citarasa manis bercampur asam ini juga kerap dijadikan oleh- oleh.

23. Sale Pisang

 Sale Pisang
Sale Pisang

Olahan pisang tua yang dikeringkan lalu digoreng dengan balutan adonan tepung.

24. Jenang Selo

Ibu Sri
Ibu Sri jadi salah satu pengrajin jenang selo di Banyuwangi

Jenang selo atau jenang waluh juga kerap ditemukan sebagai cemilan khas lebaran di Banyuwangi. Makanan ini terbuat dari buah labu yang direbus hingga lunak dan dicampur gula pasir saat dimasak. Teksturnya seperti dodol.

25. Jenang Bedil

Jenang Bedil
Jenang Bedil

Bubur dari tepung beras dan disajikan dengan kuah gula merah. 

26. Jenang Tape

Jenang Tape
Jenang Tape

Dodol dari singkong rebus.

27. Kue Patola atau Precet

Kue Patola
Kue Patola

Kue Patola adalah kue khas Banyuwangi yang kerap jadi hidangan berbuka puasa. Makanan ini terbuat dari tepung beras yang dibuat adonan lalu dikukus. Patola disajikan dengan kuah gula merah cair dan santan.

28. Sumping

Sumping
Sumping

Mirip seperti kue nagasari hanya saja pisang yang digunakan besar dan adonan tepung berasnya tipis.

29. Bikang

Bikang
Bikang

Kue khas Banyuwangi yang terbuat dari tepung beras dan dimasak dengan tambahan pewarna. Kue ini terlihat cantik dan menggugah selera karena dibentuk seperti kembang warna warni.

30. Kolak Duren atau Kolak Setup

Durian
Durian Merah

Di Banyuwangi, ada durian unik dengan daging buah berwarna merah. Buah durian kerap diolah jadi kolak.

31. Ketan Kirip

Ketan Kirip
Ketan Kirip

Sajian nasi ketan yang ditambahkan taburan serundeng, kacang tanah, dan bumbu seperti kencur, bawang putih, cabe murah, dan daun jeruk.

32. Wedang Secang

Wedang Secang
Wedang Secang

Wedang secang adalah minuman yang dibuat dari air panas yang diseduh dengan batang tanaman secang, batang serai, jahe, kayu manis, cengkeh, dan gula pasir. Saat ini mudah mendapatkan bahan tersebut yang dikemas praktis.

33. Wedang Angsle

Wedang Angsle
Wedang Angsle

Bubur ketan putih yang direndam semalaman sebelum dimasak, lalu dicampur sagu mutiara, kacang hijau, kacang tanah goreng, dan roti tawar. Kuahnya dari tepung beras yang sudah diencerkan ditambahkan kanji, santan, dan daun pandan.

34. Tape Buntut

Tape Buntut
Tape Buntut

Uniknya tape di Banyuwangi karena dibungkus daun kayu jati.

35. Kopyor

Kopyor
Kopyor

Jajajan tradisional khas Banyuwangi berupa roti tawar yang disajikan dengan santan, bihun, dan buah nangka.

36. Pia Glenmore

Pia Glenmore
Pia Glenmore

Pia glenmore bentuknya lebih besar dengan isian yang variatif seperti kacang merah, selai nenas, atau selai strawberry.

37. Kopi Banyuwangi

Kopi Osing
Kopi Osing

Kopi yang dijajakan di Banyuwangi cukup beragam diantaranya kopi kemiren, kopi lanang, kopi sableng, dan kopi pengit. Sebagian besarnya adalah jenis kopi hitam. Namun yang paling terkenal enak hingga ke mancanegara adalah kopi osing.

38. Awuk Ketan

Awuk Ketan
Awuk Ketan

Kue awok ketan atau awuk awuk ini dibuat dari tepung ketan yang dicampur gula pasir, kelapa parut, garam, dan kapur sirih.

39. Jemblem 

Jemblem
Jemblem

Singkong parut dan kelapa parut yang dibuat jadi adonan bulat, diisi gula merah, dan digoreng.

40. Bungkuk

Bungkuk
Bungkuk

Tepung kanji dicampur dengan vanili, pisang, gula merah, kelapa parut dan garam. Dibungkus daun pisang lalu dikukus hingga daunnya layu.

41. Jongkong Ijo

Jongkong Ijo
Jongkong Ijo

Tepung beras yang dimasak dengan gula merah, santan, daun sante, dan ekstrak daun pandan.

42. Glingseng atau Uceng Uceng

Uceng Uceng
Uceng Uceng

Tepung beras, santan, dan gula pasir dibuat jadi adonan kecil memanjang lalu dikukus. Adonan juga bisa ditambahkan pewarna makanan. Uceng- uceng biasanya disajikan dengan parutan kelapa.

Baca Juga