Cara Membuat Sushi Khas Jepang yang Paling Mudah dan Lezat
Sushi merupakan salah satu makanan khas yang berasal dari Jepang, Sushi biasanya dibuat dengan ikan atau hewan laut yang mentah. Sushi juga sangat populer di Negara-Negara selain Jepang, salah satunya Indonesia.

Kata.co.id - Sushi adalah salah satu makanan khas Jepang yang pada umumnya dibuat dari bahan dasar ikan mentah, nasi dan rumput laut. Sushi termasuk makanan yang diminati oleh banyak orang, baik di Jepang sendiri, maupun Negara-Negara lain. Di Jepang sendiri, sushi dapat diperoleh dimana-mana, mulai dari Restoran Sushi Putar, Restoran Sushi Tradisional, hingga Toko Kelontong.

Asal-Usul Sushi

Cara Membuat Sushi
Asal-usul sushi

Sejak jaman edo sushi sudah dikenal sebagai "Nigirizushi". Pada zaman tersebut, satu porsi sushi sama dengan sembilan porsi sushi di zaman sekarang. Di zaman Edo akhir nigirizushi mengalami pengurangan porsi agar lebih mudah untuk dikonsumsi.

Saat itu, pendinginan ikan masih sangat sederhana sehingga ikan harus segera diolah agar tetap segar saat dibuat menjadi sushi. Hal ini membuat harga sushi pada zaman tersebut menjadi sangat mahal dan masih menjadi makanan yang dianggap mewah.  Sushi hanya dimakan saat merayakan hari-hari tertentu bagi rakyat biasa.

Pada tahun 1958, di Osaka mulai berdiri Restoran "Kaitenzushi" yang menyajikan sushi siap saji menggunakan piring-piring kecil dengan ban berjalan. Walaupun penyajiannya unik dan cukup modern, Restoran jenis ini belum menyebar ke daerah Jepang lainnya. Pada tahun 1980, kaitenzushi sushi mulai meluas sehingga sushi kerap dijadikan makanan dalam acara keluarga. Dengan populernya kaitenzushi, memicu berbagai perusahaan makanan untuk membuat bumbu sushi instan agar ibu rumah tangga dapat membuat sushi sendiri di rumah.

Jenis-Jenis Sushi

Cara Membuat Sushi
Jenis-jenis sushi

1. Nigirizushi

Awalnya nigirizushi disebut edozushi yang merupakan sushi dengan hewan laut mentah yang diletakkan diatas nasi yang dikepal dengan telapak tangan. Agar tidak lepas dengan nasi biasanya digunakan nori sebagai pengikat. Selain bahan mentah, nigirizushi juga dapat menggunakan makanan matang seperti belut anago ataupun tamagoyaki.

Di Hokkaido, sushi dengan neta mentah disebut dengan namazushi. Istilah tersebut digunakan sebagai pembeda dari sushi daerah lain yang netanya direbus terlebih dahulu.

2. Makizushi

Makizushi adalah jenis sushi yang dibuat dengan menggulung nasi yang diisi dengan potongan timun, tamagoyaki dan lainnya, kemudian dibungkus dengan lembaran nori. 

Makizushi dibagi lagi menjadi 4 jenis yaitu:

Hosomaki
Hosomaki merupakan gulungan nasi yang diameternya mencapai 3cm dan hanya berisi satu neta yaitu timun atau tuna.

Temakizushi
Temakizushi adalah jenis makizushi yang nasinya digulung sendiri dan netanya pun dipilih sendiri saat akan dimakan. 

Futomaki
Fitomaki adalah jenis makizushi yang berupa gulungan 5 cm dan diisi berisi neta yang beraneka macam.

Pada tahun 1970, di Kansai ada tradisi yang sangat populer, yaitu ehomaki. Tradisi ini dilakukan pada musim semi untuk mengundang keberuntungan. Cra melakukan tradisi ini yaitu dengan menggulung satu Futomaki dan dimakan menghadap kearah mata angin yang dianggap sumber keberuntungan. Saat memakan futomaki, peserta dilarang berbicara atau mengeluarkan suara.

BACA JUGA: Cara Membuat Takoyaki Khas Jepang yang Paling Mudah dan Lezat

3. Chirashizushi

Chirashizushi adalah jenis sushi yang netanya sayur-mayur dan makanan laut yang dipotong kecil-kecil. Sementara nasinya diisi kedalam piring, mangkok atau wadah yang terbuat dari kayu. Chirashizushi kemudian berkembang menjadi masakan rumah dan kerap disajikan untuk memperingati hari-hari tertentu seperti Hina Matsuri dan hari ulang tahun.

Chirashizuhi mempunyai sebutan lain pada daerah-daerah tertentu di Jepang, matsurizushi di daerah Okayama, tekonezushi di Prefektur Mie, dan suzushi di daerah Kagoshima. Pada daerah tertentu chirashizushi disuguhkan potongan buah-buahan.

Cara Membuat Sushi
Sushi

4. Oshizushi

Oshizushi adalah jenis sushi yang dibuat dengan menyusun nasi dan neta yang dipres terlebih dahulu agar nasi menjadi padat dan berbentuk seperti persegi panjang. Disamping itu, Oshizushi juga bisa dibungkus dengan daun bambu yang kemudian dipres hingga semalaman. Oshizushi juga memiliki nama-nama lain, diantaranya yaitu; Masuzushi di daerah Prefektur Toyama, Oshizushi ikan Funa di Prefektur Mie, Iwakunizushi di Prefektur Yamaguchi, Sanmazushi di  Prefektur Tottori, dan Sabazushi di Prefektur Osaka.

5. Narezushi

Narezushi adalah sushi yang berbahan dasar ikan yang ditaburi garam dan dicampur nasi dan kemudian dibiarkan terfermentasi. Di Prefektur Shiga dan Prefektur Akita, Narezushi dikenal dengan istilah Funazushi. Selain itu, ada juga narezushi yang dalam pembuatannya ditambahkan ragi untuk mempercepat fermentasi. Narezushi jenis ini disebut kaburazushi yang populer di Hokkaido. 

Selain itu ada juga Kaburazushi merupakan sushi yang dibuat dengan cara menyelipkan ikan mentah diantara 2 lembar irisan lobak kabura yang kemudian disusun bersama nasi tanak dan ragi dalam tong kayu. Setelah menunggu hasil fermentasi beberapa hari, Kaburazushi dapat langsung dimakan tanpa mencuci fermentasi nasi yang menempel.

6. Inarizushi

Sushi jenis ini dibuat dengan cara membungkus nasi dengan aburage yang dimasak bersama gula dan kecap asin. Karena aburage mengandung banyak protein, maka Inarizushi tidak diisi dengan neta ikan dan lainnya. Inarizushi sendiri berasal dari kota Toyokawa.

Cara Membuat Sushi

Cara Membuat Sushi
Cara Membuat Sushi

Bahan-Bahan: 

50 gram beras ketan 

100 gram beras pulen 

Cuka secukupnya

4 lembar nori

2 sendok makan gula pasir

1 sendok teh garam

4 buah sosis sapi

1 buah wortel

4 buah nugget

8 buah stik kentang

3 butir telur ayam

3 sendok makan Air bersih

Langkah-Langkah Membuat Sushi

1. Rebus wortel hingga matang dan dadar telur dan bagi menjadi 3-4 bagian. Kemudian goreng stick kentang, sosis dan nugget.

2. Aron nasi, larutkan cuka, gula dan garam dengan 3 sendok air, lalu campurkan dengan nasi dan kukus hingga matang. Setelah nasi matang, angkat dan sisihkan. 

3. Ambil plastik atau bambu dan gunakan sebagai alas untuk menggulung sushi.

4. Ambil 1 lembar nori, kemudian atur nasi yang masih panas kira-kira setebal 1/2 cm. Sisakan nori pada sisi atas dan bawah agar  saat digulung nori dapat merekat dengan baik.

5. Letakkan dadar telur diatas nasi, lalu susun isi pada pinggir nasi dan gulung sushi secara perlahan sambil dipadatkan. 

6. Sushi siap untuk dipotong dan disantap bersama keluarga ataupun teman dekat.

Baca Juga