15 Cara Budidaya Kroto Dengan Baik dan Benar
Cara budidaya kroto sebenarnya tidak begitu sulit. Bahkan tergolong begitu mudah. Dalam hal ini yang perlu kita butuhkan hanyalah ketelatenan dan kesabaran saja. Berikut ini ada 15 cara budidaya kroto dengan baik dan benar yang mungkin saja bisa kamu contoh.

Cara Budidaya Kroto – Meskipun tidak banyak orang yang membudidayakan kroto, namun saat ini budidaya kroto menjadi salah satu pekerjaan yang dapat menghasilkan begitu banyak uang. Hal ini dikarenakan kroto sendiri dapat dijadikan sebagai makanan burung yang penuh gizi dan vitamin. Sehingga meningkatnya pemelihara burung akan meningkatkan permintaan kroto.

Mengingat keadaan semut rangrang dan kroto yang sudah semakin jarang dan sulit untuk ditemukan. Hal ini membuat harga kroto semakin mahal di pasaran. Nah mungkin karena hal itulah yang membuat sejumlah orang merasa tertarik untuk budidaya kroto.

Buat kamu yang tertarik untuk budidaya kroto, berikut ini ada 15 cara budidaya kroto dengan baik dan benar.

1. Cara Budidaya Kroto Bibit Dari Alam

Cara Budidaya Kroto
Kroto Alam

Cara budidaya kroto bibit dari alam ini sebenarnya merupakan cara budidaya kroto paling mudah. Karena dalam hal ini kita hanya perlu mencari sarang semut rangrang lalu mengambil kroto-krotonya sekaligus sarangnya.

Sebenarnya kroto tersebut sudah laku untuk dijual, namun jauh akan menguntungkan apabila kita membudidayakannya terlebih dahulu.

2. Cara Budidaya Kroto Bibit Dari Budidaya

Cara Budidaya Kroto
Kroto Budidaya

Apabila di daerah kita keberadaan semut rangrang sudah jarang dan sulit untuk ditemui. Kamu bisa membudidaya kroto bibit dari budidaya, yakni dengan membeli bibit di sejumlah tempat budidaya kroto.

Umumnya jika kita membeli bibit kroto dari peternak, maka kroto tersebut sudah mempunyai semut ratu, semut prajurit dan semut pekerja dalam satu koloni kroto tersebut.

3. Cara Budidaya Kroto Bibit Tanpa Ratu

Cara Budidaya Kroto
Kroto Tanpa Ratu

Biasanya jika kita membeli bibit kroto dari hasil budidaya tidak akan mendapatkan ratu semut. Hal ini dikarenakan bibit kroto dan ratu semut dijual secara terpisah. Sehingga buat kamu yang memiliki modal tidak begitu banyak, lebih baik kamu membeli bibit korot tanpaa ratu saja.

Apakah aman membeli bibit kroto tanpa ratu?

Sebenarnya aman-aman saja, dan hal itu juga bukan merupakan sebuah masalah yang besar. Budidaya kroto dengan bibit tanpa ratu sama seperti mendapatkan kroto dari alam bebas.

Perlu diketahui juga, bahwa bibit kroto tanpa ratu nantinya secara otomatis akan menghasilkan ratu semut baru dalam kolonial kroto itu sendiri.

4. Cara Budidaya Kroto Dalam Toples

Cara Budidaya Kroto
Kroto Dalam Toples

Cara budidaya kroto dalam toples merupakan menjadikan toples sebagai media sarang bagi semut rangrang dan juga telur-telurnya.

Dengan menjadikan toples sebagai media sarang semut rangrang dan telur-telurnya, kamu akan mendapatkan sejumlah kemudahana. Salah satunya kemudahan dalam menemukan media tersebut, dan kemudahan dalam mengamati perkembangan kroto.

Meskipun memberikan sejumlah kemudahan, sayangnya media toples tergolong kecil, sehingga mudah penuh.

5. Cara Budidaya Kroto Dalam Besek

Cara Budidaya Kroto
Kroto Dalam Besek

Hampir sama dengan toples, dalam hal ini besek akan kita jadikan sebagai media sarang bagi semut rangrang dan sejumla telur-telurnya.

Media besek jauh lebih baik dari media toples, karena memiliki tingkat kelembaban dan temperatur suhu yang optimal. Namun media ini juga masih memiliki kelemahan, yakni susahnya dalam mengamati perkembangan kroto.

6. Cara Budidaya Kroto Dalam Paralon

Cara Budidaya Kroto
Kroto Dalam Paralon

Sedangkan media paralon merupakan salah satu media sarang semut rangrang dan kroto yang saat ini masih menjadi pilihan utama sejumlah peternak kroto.

Hal ini dikarenakan paralon bisa diatur sedemikian rupa dan juga dapat menampung semut rangrang dan kroto dalam jumlah yang jauh lebih banyak. Bahkan media sarang ini juga terbilang sangat awet.

Sayangnya, media ini tergolong cukup mahal dan proses pengamatan kroto pun juga cukup sulit. Tak hanya itu saja, pada proses panen sejumlah peternak seringkali merasa kesulitan dalam hal ini.

7. Cara Budidaya Kroto Dalam Kardus

Cara Budidaya Kroto
Kroto Dalam Kardus

Banyak peternak yang memilih kardus sebagai media sarang semut rangrang dan kroto karena harga kardus yang tergolong cukup murah. Bahkan kardus memiliki ukuran yang bervariatif.

Dalam hal ini, terkadang semut tidak mau bersarang  jika kardus yang diberikan kurang tepat. Sekalipun tepat, media ini tidak dapat bertahan lama.

Baca Juga : 18 Cara Merawat Cucak Ijo Dengan Baik dan Benar

8. Memperhatikan Lingkungan Budidaya Kroto

Cara Budidaya Kroto
Lingkungan Budidaya Kroto

Dalam menentukan lingkungan budidaya kroto, pastikan kamu memperhatikan beberapa hal berikut ini :

  • Lingkungan budidaya kroto minim cahaya.
  • Lingkungan budidaya kroto memiliki sirkulasi udara yang baik.
  • Lingkungan budidaya kroto memiliki suhu yang optimal.
  • Lingkungan budidaya kroto memiliki tingkat kelembaban sekitar 60-70%.

9. Keamanan Kroto

Cara Budidaya Kroto
Keamanan Kroto

Dimana-mana yang namanya keamanan memang sangat diperlukan, bahkan harus di nomor satukan. Dalam hal ini, kamu harus menempatkan media sarang di atas rak atau meja.

Pastikan rak atau meja tersebut tidak menempel pada tembok atau benda lainnya. Lalu berikan wadah yang berisi air tidak setiap kaki-kaki rak atau meja tersebut. Hal ini guna semut rangrang tidak pergi dari sarang dan tidak berceceran di lantai.

10. Pakan Kroto

Cara Budidaya Kroto
Pakan Kroto

Dalam memberikan pakan, sebaiknya kamu memberikan pakan yang masih hidup. Misalnya ulat, jangkrik, cacing, ataupun belalang. Dalam memberi pakan, kamu bisa menyesuaikannya dengan seberapa banyak koloni semut tersebut.

11. Minum Kroto

Cara Budidaya Kroto
Minuman Kroto

Kroto juga membutuhkan asupan mineral yang cukup. Dalam hal ini kroto lebih baik diberi air yang sudah tercampur dengan gula. Perbandingan gula dan air yakni sekitar 4:1.

12. Sesekali Amati Kroto dan Media Sarang

Cara Budidaya Kroto
Amati Kroto

Dalam budidaya kita harus sesekali mengamati kroto dan juga kandangnya. Apabila kroto sudah layak panen sebaiknya langsung dipanen saja. Begitu juga dengan media sarang, apabila sudah mulai rusak atau tidak layak untuk digunakan. Lebih baik ganti saang tersebut dengan sarang baru.

13. Persiapan Sebelum Panen

Cara Budidaya Kroto
Memisahkan Kroto dengan Rangrang

Sebelum memanen kroto, pastikan kamu menyediakan media lain sebagai sarang lagi. Hal ini guna untuk memisahkan kroto dengan semut rangrang. Pindahkan kroto dalam sarang baru, dan tinggalkan semut rangrang di sarang yang lama.

14. Panen

Cara Budidaya Kroto
Panen Kroto

Jika kroto yang dirasa sudah begitu banyak, kamu bisa menjualnya di sejumlah toko burung dan lain sebagainya. Setelah panen sebaiknya kamu menyisakan sedikit uang untuk membeli bibit kroto lagi, agar budidaya kroto yang kamu lakukan semakin berkembang.

15. Persiapan Setelah Panen

Cara Budidaya Kroto
Menyiapkan Media Sarang Baru

Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, saat panen lebih baik membeli bibit kroto lagi. Sehingga setelah itu kamu bisa mengmebangkan budidaya kroto tersebut.

Tempatkan bibit kroto yang baru kamu beli ke dalam media sangkar baru, jangan meletakkan bibit kroto bersama dengan semut rangrang pada sarang yang lama.

Baca Juga