16 Cara Budidaya Jangkrik Dengan Baik dan Benar
Sebenarnya ada beberapa cara budidaya jangkrik yang bisa kamu coba. Namun kali ini kita akan membahas 16 cara budidaya jangkrik dengan baik dan benar saja. Jika kamu berencana untuk budidaya jangkrik, mungkin sejumlah cara budidaya jangkrik berikut ini dapat menjadi panduan yang tepat untukmu.

Cara Budidaya Jangkrik - Budidaya jangkrik memang jarang ditekuni oleh banyak orang. Padahal budidaya jangkrik juga dapat memberikan penghasilan yang bisa dikatakan sangat lumayan.

Umumnya jangkrik akan digunakan sebagai pakan burung. Mengingat saat ini sudah begitu banyak orang yang memelihara burung, tentu permintaan pakan jenis jangkrik juga akan meningkat.

Nah buat kamu yang merasa tertarik untuk membudidayakan jangkrik, berikut ini ada 16 cara budidaya jangkrik dengan baik yang benar.

1. Membuat Kandang Jangkrik

Cara Budidaya Jangkrik
Kandang Jangkrik

Hal yang perlu kamu lakukan pertama kali dalam budidaya jangkrik yakni menyiapkan kandang untuk jangkrik itu sendiri. Pastikan kamu membuat kandang jangkrik tersebut sesuai dengan jumlah jangkrik yang hendak kamu budidaya.

Tak perlu kandang yang bagus, yang penting kandang tersebut memiliki ventilasi udara dengan suhu yang dibutuhkan oleh jangkrik.

2. Menentukan Lokasi Budidaya Jangkrik yang Tepat

Cara Budidaya Jangkrik
Lokasi Budidaya

Dalam menentukan lokasi budidaya jangkrik yang paling tepat, kamu perlu memperhatikan sejumlah hal berikut ini :

- Pastikan lokasi budidaya jangkrik jauh dari keramaian.
- Pastikan lokasi budidaya jangkrik terhindar dari hama pemangsa jangkrik. Misalnya seperti ayam, kucing, dan lain sebagainya.
- Pastikan jangkrik tidak terkena sinar matahari secara langsung.

3. Memilih Bibit Jangkrik yang Tepat

Cara Budidaya Jangkrik
Bibit

Untuk memilih bibit jangkrik yang tepat sebenarnya kamu bisa mencarinya di alam bebas. Namun jika kamu merasa kesulitan untuk mencari bibit jangkrik yang tepat di alam bebas, kamu bisa mendapatkannya di sejumlah toko yang menyediakan bibit jangkrik.

Dalam hal ini, bibit jangkrik yang didapat dari alam bebas tentu jauh lebih baik dari bibit jangkrik yang kita dapat dari toko. Maka dari itu, pastikan kamu mendapatkan bibit jangkrik dari alam bebas.

4. Perawatan Bibit Jangkrik

Cara Budidaya Jangkrik
Perawatan

Ketika jangkrik sudah berusia 10 hari, pastikan kamu memberikan makanan dengan cukup. Karena jangkrik akan menjadi kanibal ketika ia merasa kelaparan. Dalam hal ini kamu bisa memberinya sejumlah makanan, seperti sayuran, ubi dan berbagai macam daun.

Baca Juga : 15 Cara Budidaya Kroto Dengan Baik dan Benar

5. Sistem Pengembangbiakan Jangkrik

Cara Budidaya Jangkrik
Jangkrik

Umumnya jangkrik pada usia 20 hari sudah siap untuk dikawinkan. Dalam hal ini banyak jangkrik betina yang mati ketika mengandung telur-telur jangkrik. Apabila jangkrik betina yang kamu miliki mengalami hal seperti ini. Kamu bisa mencoba untuk membuka perutnya dan mengambil seluruh telur-telur jangkrik di dalamnya.

Meskipun telur-telur yang diambil dalam cara tersebut tidak selalu berhasil menetas. Namun cara tersebut merupakan cara paling efektif dalam menyelamatkan telur telur jangkrik yang ada di dalam perut jangkrik betina yang mati.

6. Perkawinan Jangkrik

Cara Budidaya Jangkrik
Perkawinan Jangkrik

Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, bahwa jangkrik yang berusia 20 hari sudah siap untuk dikawinkan. Ketika jangkrik betina mengandung telur-telur jangkrik, pastikan kamu memberikan sejumlah makanan dan menyediakan tempat yang sesuai dengan alam habitatnya.

Umumnya jangkrik akan menyimpan telur-telur nya di dalam tanah atau pasir. Maka dari itu, kamu perlu memberinya tanah atau pasir yang diletakkan di atas piring kecil.

Ketika telur-telur tersebut sudah menetas dan berusia sekitar 5 hari. Kamu perlu memisahkan anakan jangkrik tersebut dari induknya. Karena seringkali terjadi dimana induk jangkrik memakan semua anak-anaknya.

7. Menetaskan Telur Jangkrik

Cara Budidaya Jangkrik
Menetaskan Telur

Untuk menetapkan telur telur jangkrik, kamu perlu menempatkan telur telur tersebut ke dalam sebuah kotak. Satu sendok telur jangkrik biasanya membutuhkan kotak dengan ukuran panjang 50 cm.

Pastikan kamu memberikan pasir atau tanah di dalam kotak tersebut. Selanjutnya tinggal simpan telur-telur jangkrik itu ke dalam tanah atau pasir yang sudah kamu sediakan tadi.

8. Merawat Anakan Jangkrik

Cara Budidaya Jangkrik
Merawat Jangkrik

Dalam merawat anakan jangkrik kamu bisa menyediakan sebuah kotak kecil dengan pasir di dalamnya. Masukkan semua anakan jangkrik ke dalam kotak tersebut sampai berusia 10 hari.

Dalam hal ini dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan yang ekstra. Jika tidak, tentu populasi anakan jangkrik di dalam kotak tersebut akan menurun dengan begitu cepat.

9. Memberi Pakan Jangkrik

Cara Budidaya Jangkrik
Pakan Jangkrik

Sebenarnya mendapat pakan jangkrik bukanlah hal yang sulit. Karena jangkrik dapat memakan berbagai macam sayuran, daun-daunan dan ubi. Dalam hal ini pastikan kamu memberikan pakan tersebut secara rutin.

10. Memberi Minum Jangkrik

Cara Budidaya Jangkrik
Jangkrik

Dalam hal ini kamu bisa menyediakan sebuah spons basah yang diletakkan di dalam kotak tempat jangkrik berada. Selain itu kamu juga bisa menyediakan sebuah nampan dengan sejumlah kerikil di dalamnya dan juga sedikit air.

11. Membasmi Hama atau Hewan Pengganggu

Cara Budidaya Jangkrik
Jangkrik

Sebenarnya banyak hewan pengganggu yang seringkali mengganggu keberadaan jangkrik. Hewan-hewan pengganggu tersebut meliputi kecoa, katak, semut, dan lain sebagainya.

Dalam hal ini kamu bisa menaburkan sejumlah garam pada kandang jangkrik. Kamu juga bisa memberikannya kapur ajaib, minyak tanah dan lain sebagainya.

12. Memperhitungkan Suhu Kandang

Cara Budidaya Jangkrik
Suhu Kandang

Suhu kandang juga sangat mempengaruhi kelangsungan hidup jangkrik. Pastikan suhu kandang tersebut memiliki suhu yang tidak terlalu dingin dan juga tidak terlalu panas.

13. Memberikan Desinfektan dan Larutan Sirih

Cara Budidaya Jangkrik
Jangkrik

Desinfektan dan larutan sirih biasanya digunakan untuk membersihkan kandang setelah panen. Hal ini guna mensterilkan dan menghindari kandang dari kontaminasi bakteri atau kuman.

14. Membersihkan Kandang

Cara Budidaya Jangkrik
Kandang Jangkrik

Tak hanya pada saat setelah panen saja, dalam hal ini kamu juga perlu membersihkan kandang setidaknya 1 minggu sekali. Hal ini guna menjaga kebersihan kandang dan menghindari berbagai macam bakteri dan kuman.

15. Membuang Sisa Pakan

Cara Budidaya Jangkrik
Sisa Pakan Jangkrik

Sisa pakan yang membusuk dapat menjadi sebuah sarang kuman dan dapat menimbulkan berbagai macam penyakit juga. Sehingga sangat penting untuk membuang sisa pakan. Setidaknya buanglah sisa pakan yang sudah berada di dalam kandang selama 1 hari.

16. Panen

Cara Budidaya Jangkrik
Panen

Umumnya jangkrik dapat dipanen ketika berusia 30 sampai 45 hari sejak menetas. Ciri-ciri jangkrik yang siap untuk dipanen yakni memiliki sayap di punggungnya dan memiliki sejumlah duri di kaki-kakinya.

Baca Juga