17 Permainan Untuk Bayi Usia 2-5 Bulan
Bermain adalah aktivitas yang sangat penting untuk perkembangan anak. Dengan bermain, anak dapat mengembangkan emosi, fisik dan pertumbuhan kognitifnya. Berikut adalah permainan-permainan yang dapat dilakukan bersama si kecil:

Merawat buah hati adalah hal yang menyenangkan untuk dilakukan, membuatnya tetap tertanya, tersenyum dan bahagia adalah mimpi para orang tua sayang anak zaman now. 

Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah dengan bermain dengan sibuah hati tentunya, berikut ini permainan untuk bayi anda yang berusia 2 hingga 5 bulan yang bisa anda lakukan di rumah anda.

1. Mainan Warna-warni

Mainan Warna-warni
Menggantung mainan warna-warni di depan si kecil

Permainan ini dapat mengembangkan keterampilan visual bayi. Di saat ini, mereka senang melihat benda-benda yang berwarna-warni dengan bentuk yang beraneka ragam.

Cara bermain:

  • Ambil mainan berwarna den gantungkan di depan wajah si kecil, gerakkan ke kiri dan ke kanan.
  • Biarkan mereka menyentuh mainan/benda tersebut.
  • Atau pegang tangannya untuk belajar menyentuh benda tersebut.
  • Lakukan dengan diiringi nyanyian sederhana.

2. Bangun-Berdiri

Ketika menarik tangan si kecil untuk bangun dari posisi tidur, kita menciptakan dan membangun rasa percaya (trust) antara kita dan bayi. Latihan ini juga dapat membantu menguatkan otot-ototnya.

Cara bermain: 

  • Pegang jari jemari bayi si kecil, kemudian tarik dengan lembut ke arah depan, sehingga kepalanya dan sebagian dari tubuhnya ikut terangkat lalu turunkan.
  • Ulangi dengan mengangkat kaki si kecil ke arah atas lalu turunkan.
  • Akhiri dengan menggendong dan mengangkatnya ke atas.
  • Arahkan si kecil sehingga dapat menatap wajah anda dan lakukan kontak mata serta katakan bahwa anda mencintainya.

3. Ngobrol Yuk!

Ngobrol Yuk!
Mengajak bayi berbicara

Banyaknya kata yang didengar bayi dapat mempengaruhi perkembangan intelegensia dan keterampilan sosialnya. Ketika si kecil mengetahui bahwa anda mendengarkannya, ia mengembangkan kemampuan berbahasa dan rasa percaya dirinya.

Cara bermain:

  • Mulailah dengan percakapan sederhana seperti, “Halo, adek.”
  • Ketika bayi memberikan respon, ikuti kata-kata/ bunyi yang keluar dan mulut mungilnya. Berikan tanggapan berupa senyuman dan anggukan kepala. Di sini, ia belajar bahwa anda mendengarkannya.
  •  Lanjutkan dengan percakapan lain dan perhatikan setiap respon yang diberikan.

4. Rekam Suaraku, Ya..

Permainan merekam suara bayi dapat mengembangkan kemampuan berbahasanya kelak.

Cara bermain:

  • Rekam suara si kecil saat ia sedang bersuara.
  • Setelah itu perdengarkan padanya dan lihat respon yang diberikan.
  • Apakah ia terlihat tertarik? Atau justru ikut menanggapi dengan “berbicara”.
  • Jika ia menyukainya, coba merekam bunyi-bunyian lain yang ada di sekelilingnya.

5. Baby Karate

Aktivitas menendang dapat membantu bayi mengembangkan kemampuan motoriknya. Cara bermain untuk permainan ini adalah sebagai berikut:

  • Pakaikan kaos kaki berwama-warni dan berbunyi (rattle socks) sehingga saat bayi menendang akan mengeluarkan bunyi-bunyian.
  • Perhatikan reaksinya yang akan tampak kegirangan.

6. Lempar Sana Lempar Sini

Latih si kecil memindahkan mainan dari satu tangan ke tangan lainnya. Kegiatan ini membantu si kecil mengembangkan kemampuan otak, kemampuan motorik halus, dan keterampilan mengkoordinasikan gerakan tangan dan mata.

Cara bermain:

  • Letakkan mainan di salah satu tangannya.
  • Beri contoh dengan memindahkan mainan dari tangan anda yang satu ke tangan yang lain.
  • Bantu si kecil memindahkan mainan dari tangannya yang satu ke tangan yang lain.
  • Jangan lupa, di akhir permainan, cium kedua tangannya.

7. Mari Bernyanyi

Mari Bernyanyi
Mendengarkan kepada bayi nyanyian

Pagi, siang, malam atau tengah malam bila si kecil terbangun dan membutuhkan bantuan untuk tidur kembali, menyanyi dapat anda lakukan. Jangan bingung, anda tidak perlu kursus menyanyi untuk bisa menyanyikan lagu bagi bayi. Sumbang atau tidak, nada yang anda nyanyikan, bayi tidak akan protes. Yang ia tahu, ia sangat senang mendengar suara ibu atau ayahnya.

Menyanyi dan menari adalah dua kegiatan yang membantu otak bayi berkembang. Bayi sangat menyukai musik dan ritme nada. Seperti saat mereka masih berada di dalam rahim, bayi terbiasa mendengarkan ritme bunyi aliran darah dan suara detak jantung sang ibu.

Tidak usah malu bila anda tidak dapat menyanyi dengan bagus atau suara anda sumbang. Bagi seorang bayi, suara musik yang didengar merupakan satu sentuhan emosi, sentuhan kasih sayang yang ia dapatkan dari ayah/ibunya. Selain itu, tidak membutuhkan banyak peralatan. Bayi dalam keadaan mengantuk atau sedang siap bermain pun tidak menjadi masalah. Yang penting ia tidak sedang kelaparan ingin menyusu.

Persiapkan diri anda dengan sebanyak-banyaknya perbendaharaan nyanyian. Ingat kembali lagu-lagu yang pernah anda dengar semasa kecil, juga lagu-lagu daerah yang anda kuasai. Maksudnya, bila bayi tampak tidak suka dengan lagu yang sedang dinyanyikan, anda bisa beralih ke lagu lain.

Cara bermain:

  • Letakkan bayi pada posisi senyaman mungkin. Bisa di pangkuan, bisa juga telungkup di hadapan anda. Usahakan ia dan anda saling bertatap muka.
  • Pilih lagu yang pendek dan biasa dinyanyikan anak-anak seperti “Cicak di Dinding”, “Burung Kakatua”, atau lagu lain yang kata-katanya bisa diganti sesuai nama si kecil .
  • Masukkan nama si kecil sesering mungkin dalam lagu bila memungkinkan. Misalnya, anda menyanyi lagu “Sebelum Kita Makan”, ganti kata “kita” menjadi nama si kecil .
  • Gunakan sebanyak mungkin variasi, misalnya menyebut nama kakak, ayah dan bunda, bisa juga binatang peliharaan di rumah.
  • Sambil bernyanyi anda bisa menunjukkan objek yang dinyanyikan. Seperti “Cicak di Dinding" sambil menunjuk binatang cicak yang sedang menempel di dinding dan sebagainya.
  • Gunakan music book, nyanyikan lagu-lagu yang ada dalam buku musik bila kehabisan ide lagu untuk dinyanyikan.
  • Bila bayi tidak di pangkuan, gunakan tangan anda untuk bergaya.

Yang dipelajari bayi dari nyanyian:

  1. Berbahasa dan berbicara
  2. Keterampilan mendengarkan
  3. Interaksi sosial

Hati-hati: Kenali bahasa tubuh bayi. Bila ia mulai gelisah, berhentilah menyanyi. Mungkin ia ingin berubah posisi, mungkin juga mulai lapar. Bila anda memaksanya, ia bisa marah.


8. Sembunyi Mainan

Permainan menyembunyikan mainan bayi, membantunya menstimulasi rasa ingin tahu yang sangat penting baginya untuk belajar.

Cara bermain:

  • Pegang mainan favorit di hadapannya kemudian perlahan sembunyikan.
  • Dorong si kecil untuk mencari di mana gerangan mainannya.
  • Ajukan pertanyaan, “Apakah ada di atas?” sambil menunjuk ke atas.
  • Atau, “Apakah ada di bawah?” sambil melihat ke arah bawah.
  • Dan, “Apakah di tangan Mama?” dan “Yeee, ini dia!”.
  • Sejalan dengan perkembangannya, si kecil akan belajar mengikuti mainan yang akan disembunyikan.

9. Sembunyi Kaki

Permainan ini dapat memperkuat otot-otot kaki bayi sebagai persiapan untuk belajar jalan. Lakukan sambil bernyanyi untuk membantu bayi belajar memusatkan perhatian sekaligus membantu menstimulasi perkembangan bahasanya.

Cara bermain:

  • Tidurkan si kecil pada alas yang lembut/empuk.
  • Pegang pergelangan kakinya, tekuk, dan luruskan kakinya sambil beryanyi.


10. Dansa Yuk

Kombinasi antara ritme nada dan gerakan membantu perkembangan otak bayi.

Cara bermain:

  • Pegang si kecil dengan posisi berdiri.
  • Letakkan tangan anda di bawah ketiaknya lalu tahan si kecil dalam posisi berdiri.
  • Nyanyikan lagu atau mainkan musik untuk mengiringinya berdansa.

11. Ciluk Ba

Bermain Ciluk Ba
Bermain Ciluk Ba pada bayi

Aktivitas ini mengajarkan si kecil, bahwa benda yang menghilang akan kembali lagi. Permainan ini akan memberikan pengertian bagi bayi, jika ia tidak bisa melihat sebuah benda bila tertutup sesuatu. Selain menutup wajah dengan tangan, cobalah dengan sapu tangan dan biarkan si kecil yang membukanya.

Cara bermain:

  • Dudukkan si kecil.
  • Ambil handuk dan sembunyikan wajah anda di balik handuk.
  • Katakan, “Ciluk ba!” saat anda membuka handuk.
  • Lakukan juga pada si kecil, letakkan handuk menutupi mukanya, kemudian buka dan katakan, “Ciluk ba!”
  • Permainan ini sangat menyenangkan bagi bayi.

12. Lihat Cermin

Lihat Cermin
Mengenalkan bayi dengan dirinya melalui cermin

Ketika anda meletakkan cermin di hadapan si kecil, ia belajar untuk mengenali dirinya. Sekaligus mengembangkan kemampuan visualnya.   

Cara bermain:

  • Letakkan cermin di hadapan si kecil.
  • Ikutlah bercermin bersamanya.
  • Buat mimik wajah yang lucu dan tersenyum.
  • Lihat reaksinya

Permainan di bawah ini bisa dilakukan ayah bersama bayi

13. Baby Lifting

Cara bermainnya adalah sebagai berikut:

  • Ayah harus berbaring kemudian letakkan bayi di atas perut ayah.
  • Sambil pegang erat dadanya, angkat ke atas dengan tetap menghadapkan wajahnya ke arah ayah.
  • Turunkan lagi ke perut dan kemudian angkat lagi.
  • Lakukan berulang sambil memperlihatkan mimik wajah berbeda atau bernyanyi-nyanyi.
  • Permainan ini selain menguatkan punggung dan leher juga bisa mengasah keterampilan emosi anak dengan mengamati aneka mimik wajah ayah.


14. Ayo Tendang

  • Ayah dapat mengikatkan benda-benda berwarna ke kaki bayi, semisal kaos kaki dan amati ketika ia menendang-nendangkan kakinya dengan riang.
  • Variasi lainnya, ketika si kecil menendang, tangkaplah kakinya lalu tahan sebentar.
  • Gelitiki telapak kakinya sambil tertawa-tawa.
  • Permainan menendang-nendang ini mengembangkan keterampilan motoriknya.

 

15. Baby Bouncing

  • Ayah dapat melambungkan bayi dengan berbagai cara, seperti mendudukkannya di pangkuan, meletakkan perutnya di lutut, atau membaringkannya di tungkai lalu menggerakkannya ke kiri dan ke kanan
  • Permainan berayun ini menyenangkan bagi bayi selain membantunya mempelajari keseimbangan yang menjadi syarat untuk berjalan.

 

16. Panggil Nama

  • Panggil namanya dari sisi kiri dan kanan dengan lembut.
  • Berbagai macam respon yang anda dapat, ada yang melirik, ada yang berusaha menoleh, dan ada yang tersenyum manis.
  • Permainan ini berguna untuk melatih daya dengar mereka dan menstimulus otak mereka.


17. Menggendong

Menggendong Bayi
Menggendong bayi dengan lembut

Menggendong, mengajaknya jalan dan membelai. Dalam gendongan, seorang bayi akan merasakan rasa aman dan dengan belaian lembut kebutuhan emosinya akan kasih sayang sedang anda berikan saat ini.

Tips: tetaplah berhati-hati dengan bermain main dengan sibuah hati anda, apalagi anak bayi usia 2-5 termasuk masih dalam usia rentan dengan penyakit,usahakan anda dan mainan tetap dalam kondisi streril (bersih).

Baca Juga